TIMETODAY.ID, JAKARTA — Peralatan dapur sering dianggap awet dan bisa dipakai bertahun-tahun. Padahal, di balik rutinitas memasak sehari-hari, ada sejumlah alat yang diam-diam mengalami penurunan fungsi—bahkan bisa menjadi sumber masalah kesehatan jika dibiarkan terlalu lama.
Seiring pemakaian, goresan, sisa makanan, hingga paparan panas membuat beberapa peralatan tak lagi aman digunakan. Karena itu, penting bagi setiap rumah tangga untuk rutin mengevaluasi kondisi alat dapur yang paling sering dipakai.
Berikut sejumlah peralatan dapur yang sebaiknya diganti secara berkala:
- Talenan plastik
Talenan berbahan plastik memang praktis, tetapi rentan tergores oleh pisau. Goresan ini bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri, terutama setelah digunakan untuk memotong bahan mentah seperti daging. Jika permukaannya sudah banyak bekas sayatan, sebaiknya segera diganti. - Handuk dan lap dapur
Meski sering dicuci, kain lap dapur tetap bisa menyimpan bakteri. Seiring waktu, serat kain akan menurun kualitasnya, membuatnya sulit menyerap air dan mudah berbau. Jika sudah terasa kasar atau bau tak hilang setelah dicuci, itu tanda perlu diganti. - Spons cuci piring
Spons termasuk salah satu benda paling “kotor” di dapur karena selalu lembap. Kondisi ini membuatnya jadi sarang bakteri dan jamur. Idealnya, spons diganti setiap satu bulan atau lebih cepat jika sudah berubah warna atau berbau. - Panci dan wajan antilengket
Lapisan antilengket yang mulai tergores tidak hanya menurunkan kualitas masakan, tetapi juga berisiko ikut tercampur ke dalam makanan. Jika permukaannya sudah rusak atau mengelupas, sebaiknya tidak digunakan lagi. - Wadah makanan plastik
Wadah plastik yang sudah bernoda, berbau, atau sulit dibersihkan menandakan kualitasnya menurun. Selain kurang higienis, wadah lama juga tidak lagi optimal menjaga kesegaran makanan. - Saringan penggorengan
Alat ini sering terkena panas dan tekanan saat digunakan. Lama-kelamaan, kawatnya bisa longgar atau bahkan patah. Untuk menjaga keamanan, saringan sebaiknya diganti setiap 1 hingga 1,5 tahun. - Spatula karet
Spatula memang tahan panas, tetapi tetap bisa retak atau robek seiring waktu. Celah kecil pada spatula bisa menjadi tempat menumpuknya kotoran. Penggantian setiap enam bulan dianjurkan untuk menjaga kebersihan.
Merawat dapur bukan hanya soal kebersihan visual, tetapi juga tentang keamanan makanan yang dikonsumsi setiap hari. Dengan mengganti peralatan secara rutin, risiko kontaminasi bisa ditekan, sekaligus memastikan proses memasak tetap nyaman dan aman.***
Editor : Syafira
Sumber : CNNIndonesia.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































