TIMETODAY.ID, JAKARTA — Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan peringatan keras kepada Iran terkait akses di Selat Hormuz. Dalam pernyataannya pada Sabtu (4/4/2026), Trump menegaskan waktu yang diberikan kepada Teheran kini tinggal dua hari.
Sebelumnya, Washington sempat menunda rencana serangan terhadap fasilitas energi Iran selama 10 hari. Masa penangguhan itu dijadwalkan berakhir pada Senin (6/4/2026), sehingga meningkatkan tekanan terhadap Iran untuk segera mengambil keputusan.
Melalui akun media sosial Truth Social, Trump menegaskan ultimatum tersebut hampir mencapai batas akhir.
“Saya pernah memberi Iran waktu sepuluh hari untuk membuat kesepakatan atau membuka Selat Hormuz. Sekarang tinggal 48 jam sebelum konsekuensi besar terjadi,” ujar Trump.
“Waktunya hampir habis,” tambahnya.
Di sisi lain, Iran menunjukkan sikap tidak gentar menghadapi tekanan dari AS. Pemerintah Teheran berulang kali menegaskan bahwa jalur pelayaran strategis itu hanya akan dibuka bagi negara-negara yang tidak terlibat konflik melawan mereka.
Ketegangan semakin meningkat setelah Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melaporkan serangan terhadap kapal dagang yang memiliki keterkaitan dengan Israel. Serangan drone tersebut terjadi di kawasan Selat Hormuz dan memicu kebakaran hebat di kapal yang disasar.
“Serangan drone menargetkan kapal MSC Ishika yang berafiliasi dengan rezim Zionis di wilayah Selat Hormuz. Kapal itu mengalami kebakaran besar,” demikian pernyataan resmi IRGC.
Situasi ini mempertegas eskalasi konflik di kawasan Teluk Persia. Aktivitas militer yang meningkat turut memicu gangguan distribusi energi global, mengingat Selat Hormuz merupakan jalur vital bagi pengiriman minyak dan gas alam cair dunia.
Gangguan di jalur tersebut berdampak langsung pada ekspor energi dari negara-negara Teluk, sekaligus mendorong kenaikan harga minyak di pasar internasional dalam beberapa hari terakhir.***
Editor : Syafira
Sumber : iNews.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































