Api Lahap Ruang Guru SDN di Bogor, Fasilitas dan Dokumen Penting Hangus

Sdn
Ilustrasi kebakaran. Foto: istock

TIMETODAY.ID, BOGOR — Kebakaran mendadak menghanguskan ruang guru di SDN 2 Gintung Cilejet, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, pada Kamis pagi (2/4/2026). Insiden tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari salah satu colokan di dalam ruangan.

Api dengan cepat membesar dan merambat ke seluruh bagian ruang guru, bahkan hingga melalap atap bangunan. Dalam waktu singkat, berbagai aset penting milik sekolah tidak berhasil diselamatkan.

Sejumlah barang seperti televisi bantuan pemerintah, kursi, serta perlengkapan administrasi ikut hangus terbakar. Tak hanya itu, dokumen penting berupa soal ujian semester yang telah disiapkan untuk pekan depan juga ikut musnah.

Advertisement
Baca Juga :  RECOFTC Dorong Akurasi Peta untuk Tata Kelola Hutan yang Adil dan Berkelanjutan

Kepala sekolah, Anas Abdullah, menjelaskan bahwa peristiwa terjadi begitu cepat sehingga upaya penyelamatan tidak dapat dilakukan secara maksimal.

“Api diduga berasal dari korsleting listrik, lalu dengan cepat menyebar hingga membakar seluruh ruangan,” ujarnya.

Dampak dari kebakaran ini, pihak sekolah terpaksa menunda pelaksanaan ujian semester yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat. Seluruh materi ujian harus disiapkan ulang karena telah terbakar.

Meski kerugian material cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Guru bersama warga sekitar sempat berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diamankan, termasuk buku pelajaran milik siswa.

Baca Juga :  Kericuhan Libatkan WNA di Ketapang, Aparat Amankan Puluhan Orang

Untuk sementara, aktivitas guru dipindahkan ke mushola terdekat agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan meski dalam kondisi terbatas.

“Kami berharap ada dukungan agar fasilitas yang terbakar bisa segera diperbaiki, sehingga kegiatan sekolah dapat kembali normal,” kata Anas.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik di lingkungan sekolah, sekaligus perlunya dukungan cepat untuk pemulihan fasilitas pendidikan yang terdampak bencana.***

Editor : Syafira

Sumber : narasitoday.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel