TIMETODAY.ID, JAKARTA — Di banyak dapur, selai kacang menjadi “pemain lama” yang hampir selalu tersedia—praktis, tahan lama, dan mudah dipadukan dengan berbagai menu. Namun, di balik kesederhanaannya, muncul pertanyaan yang sering memicu perdebatan: apakah selai kacang perlu disimpan di kulkas atau cukup di suhu ruang?
Jawabannya tidak tunggal. Cara penyimpanan sangat bergantung pada jenis selai kacang yang digunakan.
Selai Kacang Alami: Lebih Aman di Kulkas
Selai kacang alami umumnya hanya terbuat dari kacang tanah panggang tanpa tambahan bahan lain. Karena tidak mengandung pengawet atau stabilizer, jenis ini lebih rentan mengalami perubahan kualitas.
Ahli keamanan pangan dari University of Arizona, Margarethe A. Cooper, menjelaskan bahwa selai kacang alami sebaiknya disimpan di dalam kulkas setelah dibuka.
“Penyimpanan di suhu dingin membantu menjaga kesegaran dan mencegah pemisahan minyak,” jelasnya.
Jika dibiarkan di suhu ruang terlalu lama, selai kacang alami bisa mengalami bau tengik, perubahan tekstur, hingga berisiko ditumbuhi jamur. Pendinginan juga membantu menjaga konsistensi agar tetap stabil lebih lama.
Selai Kacang Konvensional: Cukup di Lemari Dapur
Berbeda dengan versi alami, selai kacang konvensional telah melalui proses tambahan, seperti penggunaan pengawet dan stabilizer. Kandungan ini membuat teksturnya tetap menyatu dan lebih tahan lama.
Ahli nutrisi Lisa Young menyebut kadar air yang rendah pada produk ini membuat mikroorganisme sulit berkembang.
“Selai kacang komersial cukup disimpan di tempat sejuk dan kering,” ujarnya.
Senada, ahli gizi Chelsea Edwards menekankan pentingnya menyimpan selai kacang di tempat yang tidak terkena panas dan cahaya langsung untuk menghindari oksidasi.
Meski begitu, menyimpan di kulkas tetap diperbolehkan jika ingin memperpanjang masa simpan setelah kemasan dibuka.
Berapa Lama Bisa Bertahan?
Daya tahan selai kacang juga berbeda tergantung jenisnya:
- Selai kacang konvensional (belum dibuka): 6–9 bulan di suhu ruang
- Setelah dibuka:
- 2–3 bulan di suhu ruang
- 6–9 bulan di kulkas
- Selai kacang alami (belum dibuka): hingga 1 tahun di kulkas
- Setelah dibuka: sebaiknya dikonsumsi dalam 3–4 bulan
Pilih Cara Simpan yang Tepat
Pada akhirnya, penyimpanan selai kacang bukan sekadar soal kebiasaan, tetapi soal memahami jenis produknya. Selai kacang alami membutuhkan suhu dingin untuk menjaga kualitas, sementara versi konvensional lebih fleksibel.
Dengan cara penyimpanan yang tepat, selai kacang tidak hanya lebih awet, tetapi juga tetap aman dikonsumsi—tanpa mengorbankan rasa dan tekstur yang jadi favorit banyak orang.***
Editor : Syafira
Sumber : CNNIndonesia.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































