
TIMETODAY.ID, JAKARTA — Rabu (1/4/2026) pagi, Gunung Dukono yang terletak di Halmahera Utara, Maluku Utara kembali menunjukkan aktivitas erupsi. Letusan terjadi pada pukul 08:52 WIT dengan kolom abu terpantau cukup tinggi.
Petugas Pengamatan Gunung Api, Bambang Sugiono, melaporkan bahwa tinggi kolom letusan mencapai sekitar 900 meter di atas puncak, atau setara dengan 1.987 meter di atas permukaan laut.
“Terjadi erupsi Gunung Dukono pada hari Rabu, 01 April 2026, pukul 08:52 WIT tinggi kolom abu teramati ± 900 meter di atas puncak,” tulis @badangeologi, dikutip Rabu (1/4/2026).
Kolom abu yang keluar dari kawah berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal. Arah sebaran abu mengikuti arah angin saat erupsi, yaitu ke timur.
Hingga laporan ini disusun, aktivitas Gunung Dukono masih berlangsung, menandakan gunung api ini tetap dalam fase aktif dengan potensi letusan susulan.
Masyarakat sekitar diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Semua aktivitas di zona rawan bencana diminta untuk dihentikan sementara demi keselamatan.
Petugas juga menegaskan agar warga dan wisatawan tidak mendekati Kawah Malupang Warirang. Area sekitar kawah ditetapkan berbahaya dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi.
Selain itu, masyarakat diimbau selalu siap menghadapi hujan abu yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Mengingat karakter erupsi Dukono yang bersifat periodik, sebaran abu dapat berubah mengikuti arah angin. Penggunaan masker atau penutup hidung dan mulut sangat dianjurkan untuk mengurangi risiko dampak abu vulkanis terhadap kesehatan pernapasan.
Langkah-langkah ini penting untuk meminimalkan risiko bagi kesehatan dan keselamatan warga di sekitar Gunung Dukono.***
Editor : Syafira
Sumber : iNews.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































