Nestapa Siswa Cibuntu Bogor, Tempuh 9 Kilometer Jalan Rusak Demi Sampai ke Sekolah

Cibuntu
Sejumlah pelajar berjalan kaki menyusuri jalan tanah yang rusak dan berlumpur di Kampung Cibuntu, Desa Leuwikaret, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, untuk menuju sekolah. Setiap hari, para siswa itu harus menempuh perjalanan sejauh 9 kilometer selama hampir dua jam akibat minimnya akses jalan yang layak di wilayah tersebut. Video perjuangan mereka viral di media sosial dan mendapat perhatian DPRD Kabupaten Bogor. FOTO/Tangkapan Layar Video Viral

TIMETODAY.ID, BOGOR – Setiap hari, sejumlah pelajar di Kampung Cibuntu, Desa Leuwikaret, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat harus menempuh perjalanan sejauh sembilan kilometer melewati jalan rusak dan berlumpur hanya untuk sampai ke sekolah. Perjalanan itu menguras waktu hingga dua jam.

Video yang merekam perjuangan para siswa tersebut viral di media sosial dan memantik keprihatinan publik secara luas.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara menyatakan akan segera menelusuri status jalan yang setiap hari dilalui para pelajar itu. Kepastian status jalan dinilai krusial sebelum penanganan dilakukan, mengingat kewenangan perbaikan bergantung pada klasifikasi jalan, apakah menjadi tanggung jawab pemerintah desa atau pemerintah kabupaten.

Advertisement
Baca Juga :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Sebut Koperasi Pakansari Bakal Jadi Acuan Daerah Lain

“Kita akan cek terlebih dulu ke dinas, apakah jalan itu statusnya jalan desa atau ruas jalan kabupaten,” ujar Sastra, Senin (16/3/2026).

Politisi Partai Gerindra itu menegaskan, DPRD akan mendorong penyelesaian masalah ini agar para pelajar tidak terus terbebani dalam perjalanan menuju sekolah. Ia juga berencana meninjau langsung lokasi bersama pihak terkait seusai libur Lebaran.

Baca Juga :  Lansia Penderita Jantung di Bogor Ditemukan Meninggal Mengenaskan

“Habis Lebaran nanti kita ke situ (lokasi) motoran. Soalnya kemarin bupati juga sudah sempat menyampaikan mau ada peninjauan lokasi,” katanya.

Sastra berharap koordinasi antardinas dapat segera menghasilkan solusi konkret demi memastikan akses jalan yang aman dan layak bagi warga Kampung Cibuntu, khususnya para pelajar.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel