TIMETODAY.ID, JAKARTA — Di tengah meningkatnya ancaman siber, Apple kembali merilis pembaruan perangkat lunak bagi sejumlah model iPhone dan iPad lama yang sudah tidak lagi menerima versi sistem operasi terbaru.
Update tersebut hadir dalam beberapa versi, yakni iOS 16.7.15, iOS 15.8.7, serta iPadOS 16.7.15 dan iPadOS 15.8.7. Pembaruan ini difokuskan pada perbaikan celah keamanan penting guna menjaga perangkat lama tetap terlindungi dari potensi serangan digital.
Dalam catatan rilis resminya, Apple menyebutkan bahwa pembaruan tersebut berisi sejumlah patch keamanan yang direkomendasikan untuk segera diinstal oleh pengguna perangkat yang masih kompatibel.
Meski tidak menghadirkan fitur baru, pembaruan semacam ini tetap memiliki peran penting. Bagi perangkat yang sudah berumur, patch keamanan menjadi “tameng terakhir” untuk menutup celah yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber.
iPhone yang Mendapatkan Pembaruan
Update keamanan terbaru ini diberikan untuk sejumlah model iPhone yang sudah tidak lagi mendukung sistem operasi terbaru seperti iOS 18 atau versi di atasnya.
Beberapa model iPhone yang menerima pembaruan antara lain:
- iPhone X
- iPhone 8
- iPhone 8 Plus
- iPhone 7
- iPhone 7 Plus
- iPhone SE
- iPhone 6s
- iPhone 6s Plus
Walaupun perangkat-perangkat tersebut tidak lagi memperoleh fitur iOS terbaru, Apple tetap menyediakan pembaruan keamanan agar perangkat masih aman digunakan.
iPad Lama Juga Kebagian Patch
Selain iPhone, sejumlah tablet Apple juga mendapatkan pembaruan keamanan. Model iPad yang menerima update tersebut meliputi:
- iPad
- iPad Pro 9.7-inch
- iPad Pro 12.9-inch
- iPad mini 4
Pengguna dapat mengunduh pembaruan ini melalui menu Settings > General > Software Update. Jika fitur pembaruan otomatis diaktifkan, perangkat akan mengunduh dan memasang update secara otomatis dalam beberapa hari.
Pentingnya Update Keamanan
Apple tidak menjelaskan secara rinci celah keamanan apa saja yang diperbaiki dalam update ini. Namun pembaruan tersebut dianggap penting, terutama bagi perangkat yang sudah tidak lagi menerima update fitur utama.
Perangkat lama cenderung lebih rentan terhadap serangan digital jika tidak mendapatkan patch keamanan terbaru.
Belakangan ini, tim peneliti dari Google Threat Intelligence Group bersama perusahaan keamanan siber iVerify mengungkap keberadaan kit eksploit bernama Coruna exploit kit. Alat tersebut disebut mampu memanfaatkan puluhan kerentanan pada berbagai versi iOS untuk menyerang perangkat melalui situs web berbahaya.
Awalnya, exploit kit tersebut diduga merupakan alat tingkat negara (nation-state grade). Namun kini dilaporkan telah menyebar ke kalangan pelaku kejahatan siber yang memanfaatkannya untuk berbagai aksi, mulai dari pencurian aset kripto hingga kegiatan spionase digital.
Meski belum ada konfirmasi apakah update terbaru Apple secara langsung menambal celah yang berkaitan dengan Coruna, kasus tersebut menjadi pengingat bahwa memperbarui perangkat secara berkala tetap menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan data pengguna.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































