
TIMETODAY.ID, DOHA – Qatar mengirimkan dua peringatan darurat kepada seluruh warganya hanya dalam hitungan jam, Sabtu (7/3/2026), sinyal paling nyata bahwa negara kecil Teluk itu tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk dari perang yang kian mendekat di Timur Tengah.
Melansir aljazeera.com, Minggu (8/3/2026), Kementerian Dalam Negeri Qatar menyampaikan peringatan tersebut melalui pesan singkat ke telepon seluler seluruh warga. Dalam pesan itu, otoritas Qatar menyatakan bahwa tingkat ancaman keamanan telah resmi ditingkatkan dan meminta warga untuk tidak keluar rumah hingga situasi dinyatakan kondusif.
Dua peringatan dalam satu hari dari negara yang selama ini dikenal sebagai penengah diplomatik itu menandai pergeseran tajam, dari meja perundingan menuju posisi defensif demi melindungi warganya sendiri.
Otoritas Qatar mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan patuh pada seluruh arahan resmi pemerintah. Belum ada pernyataan lebih lanjut mengenai durasi pemberlakuan peringatan tersebut maupun rincian ancaman spesifik yang melatarbelakanginya.
Ketegangan kawasan terus meningkat seiring eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Qatar, yang menjadi tuan rumah pangkalan militer Amerika Serikat terbesar di kawasan itu, dinilai berada dalam posisi paling rentan apabila konflik pecah menjadi perang terbuka.







































