TIMETODAY.ID, JAKARTA — Apple melakukan perubahan signifikan pada desain prosesor generasi terbarunya melalui peluncuran chip Apple M5 Pro dan Apple M5 Max. Selain peningkatan performa, perusahaan teknologi tersebut juga memperkenalkan jenis inti CPU baru yang disebut “super core.”
Pada generasi sebelumnya, arsitektur prosesor Apple umumnya dibagi menjadi dua kategori utama, yakni performance core untuk menangani tugas berat dan efficiency core yang difokuskan pada pekerjaan ringan dengan konsumsi daya lebih hemat.
Namun pada chip M5, Apple mengubah pendekatan tersebut dengan menghadirkan tiga tingkatan inti CPU.
Struktur CPU Kini Tiga Lapis
Dalam desain baru ini, super core ditempatkan sebagai inti paling kuat yang bertugas menangani proses komputasi paling berat. Di bawahnya terdapat performance core generasi baru yang memiliki kemampuan di antara super core dan efficiency core.
Sementara itu, efficiency core tetap digunakan terutama pada varian dasar chip M5 untuk menangani proses ringan dengan konsumsi daya rendah.
Pendekatan ini membuat pembagian kerja antar inti CPU menjadi lebih fleksibel. Jika sebelumnya hampir semua pekerjaan berat ditangani performance core, kini sebagian beban dapat dialihkan ke performance core kelas menengah tanpa harus menggunakan super core yang lebih boros energi.
Bukan Sekadar Istilah Baru
Meski istilah “super core” sekilas terlihat seperti strategi pemasaran, perubahan ini sebenarnya mencerminkan perkembangan arsitektur internal pada platform Apple Silicon.
Apple ingin menegaskan bahwa inti CPU sekunder pada chip kelas Pro dan Max kini memiliki kemampuan lebih tinggi dan tidak hanya bertugas menjalankan proses ringan.
Hadirkan Fusion Architecture
Selain perubahan pada struktur CPU, Apple juga memperkenalkan teknologi baru bernama Fusion Architecture.
Teknologi ini menggunakan metode multi-die packaging, yaitu teknik menggabungkan beberapa keping silikon dalam satu paket prosesor. Pendekatan modular tersebut memungkinkan Apple menambah komponen komputasi tanpa harus membuat chip tunggal yang sangat besar.
Dengan desain seperti ini, Apple juga lebih mudah mengembangkan berbagai varian prosesor untuk produk yang berbeda.
Perbedaan GPU pada M5 Pro dan M5 Max
Perbedaan paling terlihat antara M5 Pro dan M5 Max terdapat pada konfigurasi grafisnya.
-
M5 Pro dilengkapi GPU hingga 20 core
-
M5 Max memiliki GPU yang lebih kuat hingga 40 core
Desain modular tersebut juga membuka kemungkinan Apple menghadirkan chip yang lebih besar di masa depan, seperti varian Ultra, tanpa perlu merancang ulang arsitektur dari awal.
Bagi pengguna Mac, perubahan ini mungkin tidak langsung terasa dalam penggunaan sehari-hari. Namun secara teknis, pendekatan baru ini memberi Apple ruang lebih besar untuk meningkatkan performa, mempercepat pengembangan generasi chip berikutnya, serta membuat produksi prosesor menjadi lebih efisien.***








































