TIMETODAY.ID, JAKARTA – Manchester United kembali menunjukkan mental baja saat menaklukkan Crystal Palace 2-1. Bermain di Old Trafford, Minggu (1/3/2026) malam WIB, Setan Merah harus bangkit dari ketertinggalan sebelum memastikan tiga poin.
Gol cepat Maxence Lacroix di menit keempat sempat membuat publik tuan rumah terdiam. MU baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-57 lewat penalti Bruno Fernandes, yang juga berbuah kartu merah untuk Lacroix.
Momentum itu dimanfaatkan betul oleh pasukan Michael Carrick. Delapan menit berselang, Benjamin Sesko muncul sebagai pembeda. Tandukannya memaksimalkan umpan silang Fernandes mengubah skor menjadi 2-1 dan bertahan hingga laga usai.
Kemenangan ini menjadi yang kelima secara beruntun di kandang sejak Carrick mengambil alih sebagai manajer interim. Namun sorotan utama lagi-lagi mengarah ke Sesko.
Striker muda tersebut kini mengoleksi tujuh gol Liga Inggris, semuanya dari situasi open play tanpa penalti. Catatan itu hanya kalah dari 11 gol open play milik Joao Pedro musim ini. Lebih impresif lagi, sejak pergantian tahun Sesko sudah mencetak enam gol permainan terbuka—terbanyak dibanding pemain lain di periode yang sama.
Carrick pun menepis anggapan bahwa menjadikan Sesko starter adalah sebuah perjudian.
“Ini bukan perjudian. Tidak sulit untuk memutuskan ini. Benjamin lagi tampil bagus dan dia punya dampak besar untuk tim dalam beberapa pekan terakhir. Dia mulai belajar apa rasanya bermain di klub seperti ini dan gol kemenangannya fantastis,” ujar Carrick.
MU boleh saja meraih comeback, tetapi konsistensi Sesko di lini depan jadi cerita paling menggembirakan. Di tengah ambisi menembus papan atas, Setan Merah kini punya sosok penentu yang terus menjawab kepercayaan.
(MG7)





































