Prabowo Pulang dari Misi Diplomasi Global, Bahas Perdamaian hingga Investasi

Prabowo
Prabowo Subianto kembali ke Tanah Air pada Jumat (27/2/2026) setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan kerja ke Amerika Serikat, Yordania, dan Uni Emirat Arab. Foto: BPMI Setpres

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto kembali ke Tanah Air setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat, Yordania, dan Uni Emirat Arab. Pesawat yang membawa kepala negara beserta rombongan mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 08.40 WIB.

Usai pesawat berhenti sempurna, Prabowo tampak turun mengenakan peci hitam dan baju safari berwarna cokelat. Kedatangannya disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Kunjungan luar negeri tersebut diawali dari Amerika Serikat. Di sana, Prabowo bertemu Presiden Donald Trump untuk menandatangani perjanjian dagang sekaligus menghadiri rapat perdana Board of Peace (BoP).

Advertisement

Kehadiran Indonesia dalam forum tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk terlibat aktif dalam pembentukan kerangka kerja internasional transisional yang berlandaskan mandat Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 (2025).

Baca Juga :  Pemerintah Luncurkan PP 43/2025, Sistem Pelaporan Keuangan Kini Wajib Terintegrasi

Indonesia juga menyatakan kesiapan prinsip untuk berkontribusi pada International Stabilization Force (ISF) dengan mandat jelas, parameter operasional yang disepakati bersama, serta tetap selaras dengan hukum internasional dan kepentingan nasional Indonesia.

Dukungan Indonesia diarahkan pada upaya rekonstruksi serta stabilisasi jangka panjang Gaza dengan tetap menghormati hak rakyat Palestina dan visi solusi dua negara.

Dari Washington, Prabowo melanjutkan perjalanan ke Amman, Yordania. Dalam pertemuannya dengan Raja Abdullah II di Istana Basman pada Rabu (25/2/2026), kedua pemimpin membahas penguatan koordinasi dalam mendorong perdamaian Palestina.

Pertemuan tersebut menekankan pentingnya kerja sama regional guna mewujudkan solusi permanen bagi konflik di Gaza dan Tepi Barat.

Baca Juga :  Pangkalan Udara Bagram Jadi Rebutan, Afghanistan Tegaskan Kedaulatan

Agenda diplomasi kemudian berlanjut ke Uni Emirat Arab. Prabowo bertemu Presiden Mohammed bin Zayed Al Nahyan bersama tujuh pimpinan emirat, termasuk Emir Abu Dhabi, Dubai, Sharjah, Ajman, Umm Al Quwain, Ras Al Khaimah, dan Fujairah.

Rangkaian kegiatan di Abu Dhabi diawali dengan berbuka puasa bersama dan dilanjutkan salat Magrib berjemaah.

Kedua pemimpin negara kemudian menggelar pertemuan empat mata (tête-à-tête) selama lebih dari satu jam untuk membahas agenda strategis, mulai dari penguatan kerja sama energi, kemitraan ekonomi masa depan, hingga peningkatan investasi Uni Emirat Arab di Indonesia.

Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk memperdalam kolaborasi jangka panjang yang saling menguntungkan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi internasional dan kerja sama ekonomi global.***

Editor : Syafira

Sumber : iNews.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel