TIMETODAY.ID, JAKARTA – Situasi keamanan di Meksiko tengah menjadi sorotan dunia. Kurang dari empat bulan jelang kick-off FIFA World Cup 2026, gelombang kekerasan dilaporkan terjadi di hampir 20 wilayah, termasuk Guadalajara salah satu kota tuan rumah turnamen akbar tersebut.
Kerusuhan dipicu kabar kematian El Mencho, bos kelompok kartel Jalisco New Generation (CJNG), yang memantik aksi balasan dari para anggotanya. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran publik internasional, bahkan ada seruan agar laga-laga yang dijadwalkan di Meksiko dipindahkan ke Amerika Serikat atau Kanada.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, akhirnya angkat suara. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada rencana pemindahan lokasi pertandingan dari Meksiko.
Infantino menyebut pihaknya terus memantau perkembangan situasi secara intensif. Ia juga menyatakan keyakinannya terhadap pemerintah Meksiko, khususnya Presiden Claudia Sheinbaum, dalam mengendalikan keadaan.
“Untuk saat ini kami terus menganalisa dan memantau situasi di Meksiko,” ujar Infantino seperti dikutip ESPN.
Ia menambahkan bahwa komunikasi antara FIFA dan otoritas pemerintah berjalan aktif, serta optimistis kondisi akan stabil saat turnamen dimulai.
Sebagai salah satu tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Kanada, Meksiko dijadwalkan menggelar 13 pertandingan yang tersebar di tiga kota: Guadalajara, Mexico City, dan Monterrey. Dengan status Piala Dunia sebagai pesta sepak bola terbesar di dunia, keamanan tentu menjadi prioritas utama.
Kini, publik menanti langkah konkret pemerintah dan otoritas keamanan setempat. Di tengah ketegangan, FIFA tetap percaya bahwa semangat sepak bola akan tetap menyala tanpa gangguan. (MG7)
Editor : Davin
Sumber : detiksport.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































