Ferrari Luce, Ketika DNA Supercar Bertemu Sentuhan Desain Apple

Ferrari
Ferrari Ungkap Desain Interior Mobil Listrik Perdana, Garapan Eks Desainer Apple. Foto: Dok. Ferrari

TIMETODAY.ID, JAKARTA Ferrari mulai membuka tabir supercar listrik pertamanya yang diberi nama Ferrari Luce. Pabrikan asal Italia itu merilis gambaran awal interior mobil tersebut, sekaligus menghadirkan kejutan lewat sosok di balik desain kabinnya, yakni Jony Ive, mantan kepala desain Apple yang dikenal lewat karya ikonik seperti iPhone, iPad, dan Apple Watch.

Ferrari menggandeng Ive bersama desainer Marc Newson melalui studio desain LoveFrom. Kerja sama ini ternyata sudah berlangsung secara tertutup selama lima tahun terakhir. Sementara untuk tampilan eksterior, Ferrari menjadwalkan debut resmi Luce pada Mei 2026.

Menariknya, meski Ive identik dengan pendekatan desain minimalis ala Apple, interior Luce tetap mempertahankan sejumlah tombol fisik.

Advertisement

Namun, sentuhan khas Apple masih terasa melalui penggunaan layar berujung membulat serta material premium seperti aluminium anodized dan kaca khusus buatan Corning.

Baca Juga :  KAI Hadirkan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Angkut Hasil Tani Lewat Rel

Setir Ferrari Luce hadir dengan desain tiga palang sederhana yang terinspirasi model Ferrari era 1950–1960-an. Ferrari menyebut setir tersebut dibuat menggunakan aluminium daur ulang 100 persen dan memiliki bobot 400 gram lebih ringan dibandingkan setir standar.

Di dalam kabin, Ferrari menanamkan tiga layar utama yang terdiri dari panel instrumen, layar tengah, dan panel kontrol belakang.

Panel instrumen menjadi inovasi baru karena dapat bergerak mengikuti arah setir. Teknologi ini menggunakan tampilan OLED berlapis yang memadukan nuansa digital modern dengan sentuhan analog klasik.

Sementara itu, layar tengah dipasang menggunakan mekanisme ball-and-socket sehingga bisa diputar menyesuaikan kebutuhan pengemudi maupun penumpang.

Ferrari juga menambahkan sandaran telapak tangan agar pengguna dapat mengoperasikan kontrol tanpa harus terus memusatkan perhatian pada layar.

Baca Juga :  Usai Dilarang Dijual di Indonesia, Harga iPhone 16 Series Anjlok

Inovasi lain terlihat pada kunci kendaraan atau key fob yang dilengkapi layar E Ink. Teknologi ini hanya menggunakan daya saat terjadi perubahan warna. Saat kunci dimasukkan ke dalam konsol, layar akan berubah dari warna kuning menjadi hitam sebagai tanda kabin telah aktif.

Ferrari turut menggunakan material Gorilla Glass pada tuas transmisi dan berbagai komponen interior lainnya. Penggunaan material tersebut menegaskan fokus Ferrari terhadap detail premium di era elektrifikasi kendaraan.

Kolaborasi Ferrari dengan LoveFrom tidak hanya menghadirkan gambaran masa depan mobil listrik Ferrari, tetapi juga memicu imajinasi publik tentang bagaimana wujud kendaraan yang mungkin lahir jika proyek “Apple Car” benar-benar terwujud.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel