
TIMETODAY.ID, BOGOR – Warga dan pemuda RW 07 Desa Cibatok Dua, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menolak rencana pembangunan menara telekomunikasi oleh PT Centratama Menara Indonesia. Penolakan didasari tidak adanya sosialisasi dan izin dari masyarakat setempat.
Perwakilan pemuda RW 07 Desa Cibatok Dua, Agil Aripin, mengatakan, warga tidak pernah memberikan persetujuan untuk pembangunan menara tersebut.
“Kami menyatakan penolakan total terhadap rencana pembangunan menara telekomunikasi di wilayah kami,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima timetoday.id, Senin (9/2/2026).
Agil menjelaskan, hingga saat ini belum ada sosialisasi resmi dari pihak perusahaan kepada warga. Tidak ada pula musyawarah atau penjelasan terkait dampak lingkungan, kesehatan, dan keamanan dari rencana pembangunan itu.
Warga menilai rencana pembangunan menara dilakukan secara sepihak dan tidak transparan. Mereka juga merasa hak dan keselamatan masyarakat yang terdampak langsung diabaikan.
Menara telekomunikasi direncanakan dibangun di kawasan permukiman warga. Masyarakat khawatir pembangunan tersebut akan berdampak pada lingkungan dan kesehatan mereka.




































