
TIMETODAY.ID, BOGOR – Pelaku usaha genteng menyambut positif rencana program nasional “gentengisasi” yang diusulkan Presiden Prabowo Subianto. Program penggantian atap seng menjadi genteng berbahan tanah liat itu dinilai berpotensi meningkatkan permintaan pasar yang selama ini lesu.
Muna Herlina, pemilik distributor Busubul Genteng di Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengatakan kebijakan tersebut sangat membantu pelaku usaha.
“Ya sangat mendukung sekali program Prabowo itu, apalagi benar yang dibicarakan Prabowo bahwa jadi lebih estetik, nyaman, ramah lingkungan dan adem,” katanya, Kamis (5/2/2026).
Menurut Muna, dalam beberapa tahun terakhir penjualan genteng tanah liat menurun karena masyarakat lebih memilih atap seng yang dianggap praktis. Penurunan ini juga sejalan dengan kondisi perekonomian yang lesu.
“Sebetulnya bukan dari genteng saja yang lesu, ekonominya kita kan memang lesu ya, dari penjual makanan, dari segi sistem perekonomian kita memang lesu,” tuturnya.
Gagasan “gentengisasi” disampaikan Prabowo saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Presiden menilai penggunaan atap seng masih mendominasi rumah-rumah warga, padahal material tersebut cenderung panas, mudah berkarat, dan kurang estetis.
“Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng. Jadi nanti ini gerakannya adalah gerakan, proyek gentengisasi seluruh Indonesia,” ujarnya.
Muna berharap program ini dapat membantu pelaku usaha genteng, khususnya industri rumahan di sentra produksi Jatiwangi, Majalengka, yang selama ini menjadi pemasok produknya.
Sejak wacana gentengisasi disampaikan Presiden, mulai terlihat pergerakan permintaan dari sejumlah proyek perumahan. Muna menyebutkan, pada Kamis pagi sudah ada tiga permintaan masuk.
“Kalau kita dari proyek-proyek kayak perumahan ya, mereka otomatis jadi semangat lagi, kelihatan sih. Berarti kan udah ada pergerakan, ya semoga aja semakin meningkat,” ujarnya.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































