TIMETODAY.ID, JAKARTA — Di tengah proses hukum yang menjeratnya, miliarder properti asal Vietnam, Truong My Lan, menyampaikan permohonan yang cukup mengejutkan di ruang sidang.
Perempuan berusia 69 tahun itu meminta pengadilan mengizinkannya mempertahankan dua tas mewah Hermes Birkin Himalaya miliknya, meski ia telah divonis bersalah dalam kasus pencucian uang dan penggelapan dana bernilai lebih dari US$12 miliar.
Permohonan tersebut disampaikan Lan secara langsung kepada hakim. Ia mengaku bersedia melepas berbagai aset bernilai fantastis untuk menutup kerugian finansial yang ditimbulkan, termasuk sejumlah properti prestisius di kawasan pusat bisnis Ho Chi Minh City. Namun, dua tas Hermes itu disebutnya memiliki makna yang berbeda.
“Properti bisa saya serahkan untuk kompensasi, tetapi tas itu bersifat personal,” ujar Lan di persidangan, seperti dikutip situs berita Phap Luat Ho Chi Minh City.
Meski demikian, pengadilan tidak mengabulkan permintaan tersebut. Hakim memutuskan dua tas Hermes Birkin Himalaya yang dibuat dari kulit buaya Nil itu tetap termasuk dalam daftar aset hasil tindak pidana, sehingga harus disita negara.
Saat ini, Badan Pelaksana Putusan Perdata Kota Ho Chi Minh City tengah menyiapkan proses penilaian aset dengan menggandeng penilai independen. Langkah itu dilakukan untuk menentukan harga sebelum kedua tas mewah tersebut dilelang.
Koleksi Birkin Himalaya sendiri dikenal sebagai salah satu produk Hermes paling eksklusif di dunia.
Tas ini memiliki nilai jual yang dapat mencapai puluhan ribu hingga ratusan ribu dolar Amerika Serikat, serta sering terlihat dikenakan selebritas global seperti Jennifer Lopez dan Kim Kardashian.
Penyitaan aset Lan tidak berhenti pada koleksi fesyen mewah. Otoritas Vietnam juga bersiap melelang sejumlah barang bernilai tinggi lainnya. Salah satunya adalah kapal pesiar Reverie Saigon yang dijadwalkan dilepas pada 12 Februari dengan harga awal 49,3 miliar dong atau sekitar S$2,4 juta.
Selain itu, dua kapal lain milik Lan juga akan dilelang pada hari yang sama, masing-masing dengan harga awal 4,8 miliar dong, sebagaimana dilaporkan media lokal.
Kasus yang menjerat Truong My Lan menjadi salah satu skandal finansial terbesar di Vietnam.
Sosoknya selama ini dikenal sebagai pengusaha yang membangun kerajaan bisnis dari titik awal yang sederhana. Ia memulai karier dengan menjual kosmetik dan aksesori rambut sebelum berkembang menjadi tokoh penting di industri properti Vietnam.
Kini, perjalanan bisnis yang membesarkan namanya harus berhadapan dengan proses hukum panjang. Lan terancam menjalani hukuman penjara puluhan tahun, sementara berbagai aset mewah yang dulu menjadi simbol kesuksesannya perlahan berpindah tangan melalui proses penyitaan negara.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































