Harga Emas Antam Turun Tajam, Sentuh Rp2,86 Juta per Gram

Harga Emas
Harga emas Antam mengalami koreksi tajam pada Sabtu (31/1/2026), turun Rp260 ribu per gram setelah sempat menyentuh rekor tertinggi. ilustrasi harga emas turun (vecteezy.com/Muhammad Gunawansyah)

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan signifikan pada perdagangan Sabtu (31/1/2026). Harga emas tercatat turun sebesar Rp260 ribu per gram menjadi Rp2,86 juta per gram.

Penurunan ini terjadi setelah harga emas sempat menyentuh level tertinggi pada perdagangan sebelumnya, yakni Rp3.168.000 per gram. Koreksi harga tersebut juga diikuti oleh penurunan nilai buyback.

Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia, harga buyback emas Antam turun lebih dalam, yakni sebesar Rp285 ribu menjadi Rp2,654 juta per gram. Harga buyback ini merupakan nilai yang diterima pemilik emas apabila menjual kembali emas batangan kepada Antam.

Advertisement
Baca Juga :  Diam-diam Indonesia Luncurkan Motor Listrik, Sudah Diekspor ke Negara ASEAN

Ketentuan transaksi buyback emas mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017. Untuk penjualan kembali emas batangan dengan nilai transaksi di atas Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22.

Besaran pajak yang dikenakan sebesar 1,5 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen bagi penjual yang tidak memiliki NPWP. Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai buyback.

Sementara itu, harga emas batangan Antam dalam berbagai pecahan juga ikut menyesuaikan. Berikut daftar harga emas Antam per Sabtu (31/1/2026):

  • Emas 0,5 gram: Rp1,48 juta
  • Emas 1 gram: Rp2,86 juta
  • Emas 2 gram: Rp5,66 juta
  • Emas 3 gram: Rp8,46 juta
  • Emas 5 gram: Rp14,07 juta
  • Emas 10 gram: Rp28,09 juta
  • Emas 25 gram: Rp70,11 juta
  • Emas 50 gram: Rp140,14 juta
  • Emas 100 gram: Rp280,21 juta
  • Emas 250 gram: Rp700,26 juta
  • Emas 500 gram: Rp1,4 miliar
  • Emas 1.000 gram: Rp2,8 miliar
Baca Juga :  Pembiayaan Utang Pemerintah Tembus Rp614,9 Triliun hingga November 2025

Pergerakan harga emas ini menjadi perhatian investor, mengingat emas kerap dipilih sebagai instrumen lindung nilai di tengah dinamika ekonomi global. (MG4)

Editor : Salma

Sumber : idntimes.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel