Deretan Drama Thailand Bertema Toxic Relationship yang Bikin Geregetan

Toxic Relationship
Manipulatif, posesif, dan penuh konflik emosional, deretan drama Thailand ini mengangkat kisah toxic relationship yang bikin geregetan. cuplikan Poisonous Love (dok. North Star Entertainment/Poisonous Love )

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Toxic relationship atau hubungan beracun merupakan hubungan tidak sehat yang ditandai dengan manipulasi, kontrol berlebihan, kecemburuan ekstrem, hingga gaslighting. Meski sering dikaitkan dengan hubungan asmara, toxic relationship juga bisa terjadi dalam pertemanan maupun keluarga.

Tema ini kerap diangkat dalam drama Thailand dengan berbagai genre, mulai dari romantis, thriller, hingga horor. Karakter-karakter di dalamnya digambarkan posesif, manipulatif, bahkan rela menyakiti orang lain demi obsesi. Berikut deretan drama Thailand yang mengangkat kisah toxic relationship dan sukses membuat penonton ikut emosi.

Burnout Syndrome (2025—2026)

Drama BL produksi GMMTV ini mengangkat toxic relationship dalam cinta segitiga dan hubungan pertemanan yang timpang. Kisah Jira, Pheem, dan Koh dipenuhi kebimbangan, kebohongan, serta rasa tidak dihargai. Hubungan yang tak jelas dan manipulatif membuat salah satu pihak terus berharap, meski harus terluka berkali-kali.

Advertisement

Runaway (2025)

Mengusung genre GL dengan sentuhan horor, Runaway menampilkan hubungan beracun yang melampaui batas cinta. Kecemburuan ekstrem, kekerasan, hingga obsesi berlebihan menjadi inti konflik. Drama ini juga menyoroti dominasi keluarga dan trauma masa lalu yang menghantui kehidupan para karakternya.

Baca Juga :  Rangga & Cinta, Reboot Musikal AADC, Siap Tayang Oktober

Friendshit Forever (2025)

Drama thriller ini berfokus pada toxic relationship dalam pertemanan. Persahabatan yang awalnya hangat berubah menjadi manipulasi emosional dan obsesi. Cerita memperlihatkan bagaimana keinginan untuk menguasai seseorang dapat berujung pada kehancuran dan tindak kriminal.

Club Friday Theory of Love: Pages of the Past (2025)

Serial antologi ini menampilkan hubungan penuh gaslighting dan ketimpangan status sosial. Sang tokoh pria terus dibuat merasa bersalah dan tidak pernah cukup, sementara pasangannya memanfaatkan cinta demi kepentingan pribadi. Hubungan ini menunjukkan bagaimana cinta sepihak bisa berubah menjadi alat manipulasi.

Poisonous Love (2025)

Drama GL ini menyoroti hubungan beracun yang terjadi dalam percintaan, pertemanan, dan keluarga. Kisahnya dipenuhi obsesi, pemaksaan perasaan, serta pelanggaran batas pribadi. Hubungan yang diawali konflik justru berkembang menjadi ikatan yang semakin toksik.

My Stand-In (2024)

Drama BL ini menghadirkan toxic relationship dengan dominasi dan kontrol ekstrem. Tokoh utama terjebak dalam hubungan di mana cinta bercampur dengan manipulasi dan ketergantungan emosional. Kisahnya menyoroti bagaimana cinta yang tidak sehat dapat menghilangkan jati diri seseorang.

Baca Juga :  Kasus Keracunan MBG: Pentingnya Aturan Suhu dan Waktu Simpan Makanan

Club Friday Hot Love Issue: Never Wrong (2024)

Drama ini mengangkat toxic relationship dalam rumah tangga dari sudut pandang orang ketiga. Perselingkuhan, kebohongan, dan pembenaran diri menjadi konflik utama. Cerita ini memperlihatkan bagaimana hubungan beracun bisa menyeret banyak pihak dalam lingkaran sakit emosional.

Only Friends (2023)

Only Friends merepresentasikan toxic relationship di kalangan anak muda, terutama dalam pertemanan yang bercampur asmara. Pengkhianatan, hubungan tanpa komitmen, dan manipulasi perasaan menjadi benang merah cerita. Drama ini menampilkan realitas pahit hubungan yang dibangun tanpa batas yang sehat.

Drama Thailand kerap mengangkat toxic relationship sebagai konflik utama karena sarat emosi dan ketegangan. Meski menghibur, kisah-kisah ini juga menjadi pengingat bahwa hubungan tidak sehat bisa hadir dalam berbagai bentuk. Penonton diimbau tetap bijak dan memperhatikan batas usia tontonan, ya. (MG4)

Editor : Salma

Sumber : idntimes.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel