Trump Khawatir Inggris dan Kanada Terlalu Mesra dengan China

Trump
Donald Trump. Foto: Andrew Harnik/Getty Images

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Nada keras datang dari Washington ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump menanggapi langkah Inggris yang kian membuka ruang kerja sama dengan China. Bagi Trump, kedekatan London dengan Beijing bukan sekadar manuver diplomatik biasa, melainkan langkah yang ia nilai penuh risiko.

Pernyataan itu disampaikan Trump menyusul kunjungan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer ke Beijing pekan ini. Dalam lawatan tersebut, Starmer bertemu langsung dengan Presiden China Xi Jinping untuk membahas berbagai peluang kerja sama strategis.

Saat ditanya wartawan mengenai keputusan Inggris untuk tetap “berbisnis” dengan China, Trump tak menyembunyikan kekesalannya.

Advertisement

“Iya, sangat berbahaya bagi mereka untuk melakukan hal itu,” ujar Trump, seperti dilansir AFP, Jumat (30/1/2026).

Baca Juga :  Bupati Bogor Pimpin Rapat Perencanaan Penanaman Pohon di DAS Ciliwung dan Cikeas

Kunjungan Starmer ke Beijing menjadi momen penting dalam hubungan kedua negara. Lawatan ini tercatat sebagai kunjungan pertama seorang perdana menteri Inggris ke China sejak 2018.

Di Beijing, Starmer bertemu Xi Jinping dan jajaran pejabat tinggi China, serta menandatangani sejumlah kesepakatan kerja sama.

Langkah Inggris tersebut juga dipandang sebagai bagian dari tren baru di kalangan negara Barat yang mencoba membuka kembali jalur dialog dengan China.

Sejumlah pemimpin Barat sebelumnya telah melakukan kunjungan serupa, di tengah meningkatnya ketidakpastian arah kebijakan Amerika Serikat.

Selain Inggris, Kanada juga menjadi sorotan Trump. Perdana Menteri Kanada Mark Carney lebih dulu menyambangi China pada pertengahan Januari dan mencapai beberapa kesepakatan di sektor perdagangan dan pariwisata.

Baca Juga :  Gaokao Tanpa Chatbot: China Matikan AI demi Keadilan Ujian Masuk Perguruan Tinggi

Kunjungan itu bahkan memicu ancaman dari Trump berupa tarif impor hingga 100 persen terhadap Kanada, jika Ottawa memperluas kerja sama dengan Beijing.

Meski ancaman tersebut ditepis Carney sebagai bagian dari strategi negosiasi, Trump kembali menegaskan pandangannya.

“Menurut saya, akan lebih berbahaya bagi Kanada untuk berbisnis dengan China. Kanada sedang tidak baik-baik saja. Mereka melakukannya dengan sangat buruk, dan Anda tidak bisa melihat China sebagai jawabannya,” kata Trump.

Pernyataan Trump ini menegaskan sikap keras Gedung Putih terhadap China, sekaligus memperlihatkan ketegangan baru dalam hubungan Amerika Serikat dengan para sekutu dekatnya yang mulai mengambil arah kebijakan luar negeri yang lebih mandiri.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel