Pemkab Bogor Siapkan Lapak UMKM di Stadion Pakansari dan Tegar Beriman Selama Ramadan

Stadion Pakansari
ILUSTRASI : Pemkab Bogor menyiapkan lokasi khusus bagi pelaku UMKM di kawasan Stadion Pakansari dan Pusat Pemerintahan Tegar Beriman selama bulan Ramadan 2026. Foto : Dok. Diskominfo.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan lokasi berjualan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Stadion Pakansari dan Pusat Pemerintahan Tegar Beriman menyambut bulan Ramadan 2026/1447 Hijriah.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Bogor Iman Wahyu Budiana mengatakan, kebijakan itu merupakan arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto untuk menata pedagang sekaligus mendorong perputaran ekonomi UMKM selama Ramadan.

“Ini perlu disampaikan kepada teman-teman UMKM bahwa Pemkab Bogor menyiapkan dua lokasi, yaitu Pakansari dan Tegar Beriman,” kata Iman kepada wartawan, Selasa (27/1/2026).

Advertisement

Iman menjelaskan, khusus di kawasan Pakansari, seluruh pedagang kaki lima (PKL) diwajibkan berjualan di dalam area stadion, tepatnya di pelataran stadion, bukan di jalan.

Baca Juga :  Barantin Gandeng BSSN Tangkal Ancaman Siber di Layanan Karantina

“Semuanya harus berkendalikan jualan di sana bersama-sama dengan sebagian ormas, sebagiannya lagi ada PKL yang ada di kita,” ujarnya.

Sementara untuk kawasan Tegar Beriman, aktivitas perdagangan tidak diperbolehkan di sepanjang Jalan Tegar Beriman. Pemkab Bogor mengarahkan UMKM berjualan di dalam kawasan pemerintah daerah, mulai dari pintu gerbang utama hingga Museum Siliwangi.

“Jadi nanti kita akan pasang di situ tenda selama satu bulan. Kenapa dilakukan di sana? Agar masyarakat ketika sudah tarawih bisa jajan di sana,” jelasnya.

Baca Juga :  Rudy Susmanto Lepas 77 Armada Mudik Gratis di Stadion Pakansari

Penataan UMKM di dua lokasi tersebut berlaku selama satu bulan penuh hingga satu minggu setelah Hari Raya Idul Fitri.

Iman menambahkan, sistem penempatan dilakukan secara bergilir setiap tiga hari mengingat jumlah UMKM di Kabupaten Bogor mencapai sekitar 34.000 pelaku usaha.

“Sehingga kita harus bergilir, supaya mereka menikmati hasil dari penjualan di sana,” tuturnya.

Terkait jumlah lapak, ia menyebutkan masih dalam tahap penghitungan. Setiap tenda direncanakan dapat diisi oleh empat pelaku UMKM dengan ukuran sekitar 4×4 meter.

Adapun jam operasional lapak UMKM direncanakan mulai sebelum waktu magrib hingga pukul 20.00 atau 21.00 WIB.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel