TIMETODAY.ID, BOGOR – Seleksi calon direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor menarik minat sejumlah peserta, termasuk dari internal manajemen perusahaan. Hingga Selasa (13/1/2026), Panitia Seleksi (Pansel) mencatat sebanyak 15 orang telah mendaftar dalam bursa seleksi tersebut.
Ketua Pansel Direksi Perumda Tirta Pakuan, Hanafi, mengatakan para peserta mendaftar untuk tiga posisi direksi yang dibuka. Rinciannya, empat orang mendaftar sebagai Direktur Pelayanan dan Bisnis, enam orang sebagai Direktur Administrasi dan Keuangan, serta lima orang sebagai Direktur Operasional.
“Yang mendaftar sebagai Direktur Pelayanan dan Bisnis empat peserta, Direktur Administrasi dan Keuangan enam orang, dan Direktur Operasional lima orang,” ujar Hanafi, Rabu (14/1/2026).
Berdasarkan daftar peserta, sejumlah nama berasal dari internal Perumda Tirta Pakuan. Di antaranya Teguh Setiadi dan Sonny Hendarwan yang mendaftar sebagai calon Direktur Administrasi dan Keuangan. Selain itu, Dani Rakhmawan tercatat mendaftar sebagai calon Direktur Operasional.
Nama Rivelino Rizky Muchtar, mantan Direktur Umum Perumda Tirta Pakuan, juga masuk dalam daftar peserta. Ia mendaftarkan diri sebagai calon Direktur Administrasi dan Keuangan.
Selain peserta internal, tokoh profesional dari eksternal turut meramaikan seleksi. Salah satunya Ir. Muzakkir, mantan Direktur Perumda Pakuan Jaya (PPJ), yang mendaftar sebagai calon Direktur Pelayanan dan Bisnis.
Hanafi menyebut, pendaftaran masih dibuka hingga Rabu (14/1/2026) pukul 23.59 WIB. Ia menegaskan, seleksi bersifat terbuka bagi siapa pun yang memenuhi persyaratan.
“Iya, pendaftaran terakhir tanggal 14 Januari 2026. Pendaftaran dibuka sampai pukul 23.59 WIB,” kata Hanafi.
Seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2018, serta Permendagri Nomor 23 Tahun 2024. Proses ini bertujuan mewujudkan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Pansel sebelumnya juga telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Kementerian Dalam Negeri dan para pemangku kepentingan untuk memastikan proses seleksi berjalan sesuai ketentuan.
Menurut Hanafi, penambahan jumlah direksi dilakukan seiring dengan bertambahnya tugas Perumda Tirta Pakuan dalam pengelolaan air limbah. Penyesuaian Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) tersebut telah mendapat persetujuan Kementerian Dalam Negeri melalui Surat Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Nomor 900.1.13.2/8149/Keuda.
Adapun tahapan seleksi dimulai dari pendaftaran dan pengumuman pada 8–14 Januari 2026, dilanjutkan seleksi administrasi dan rekam jejak pada 15–23 Januari 2026. Hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 26 Januari 2026.
Tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) meliputi psikotes, ujian tertulis keahlian, serta penulisan makalah yang dijadwalkan pada 27–28 Januari 2026. Presentasi makalah dan wawancara akan digelar pada 10–11 Februari 2026, dengan pengumuman hasil UKK pada 13 Februari 2026.
Wawancara akhir direncanakan pada 18 Februari 2026, dilanjutkan penyampaian calon direksi kepada Menteri Dalam Negeri pada 19 Februari 2026. Penetapan dan pelantikan calon terpilih menunggu terbitnya surat pertimbangan dari Kementerian Dalam Negeri. Seluruh proses seleksi dilaksanakan secara daring.





































