TIMETODAY.ID, JAKARTA — Handuk adalah perlengkapan mandi yang digunakan setiap hari, sehingga tidak dirancang untuk bertahan selamanya. Fungsinya yang krusial—mengeringkan tubuh setelah mandi atau mencuci tangan—membuat handuk kerap mengalami keausan seiring waktu.
“Masa pakai handuk dipengaruhi oleh konstruksinya, pola penggunaan, dan praktik perawatannya,” ujar Kim Romine, ahli perawatan kain dari P&G, seperti dikutip dari Real Simple.
Rutinitas mencuci yang tepat bisa memperpanjang umur handuk, tetapi penggunaan dan pencucian berulang akan membuat kain aus, menurunkan ketebalan, dan mengurangi daya serapnya.
Tanda-Tanda Handuk Perlu Diganti
- Bau Tidak Sedap
Aroma apek menandakan pertumbuhan bakteri dan jamur akibat kelembapan yang terus-menerus, meski handuk sudah dicuci. Bau ini menjadi indikator paling jelas handuk sudah tidak layak pakai. - Robek atau Berjumbai
Serat yang menipis dan mudah robek menunjukkan tenunan handuk melemah, sehingga fungsinya untuk mengeringkan tubuh menjadi kurang efektif. - Kehilangan Daya Serap
Masalah ini berkembang perlahan. Jika handuk tidak lagi menyerap air dengan baik, berarti seratnya telah aus akibat pencucian dan pengeringan berulang. Romine menjelaskan, “Jika handuk tidak lagi menyerap air secara efektif, itu adalah tanda bahwa seratnya telah aus.” - Bernoda
Noda membandel, terutama noda jamur, menandakan handuk sudah sangat kotor dan tidak bisa dibersihkan maksimal. Handuk bernoda parah sebaiknya segera diganti. - Terasa Kasar
Jika handuk kehilangan kelembutan, kemungkinan seratnya rusak. Romine menekankan, “Jika handuk terasa kasar atau gatal di kulit, itu berarti seratnya telah rusak dan kehilangan kelembutannya.” - Terlihat Usang
Handuk yang warna dan teksturnya memudar menandakan keausan signifikan. Bagian tipis atau botak akan mengurangi kenyamanan dan efektivitas pengeringan. - Handuk Sudah Tidak Layak Pakai
Umumnya, handuk memiliki umur maksimal sekitar lima tahun. Setelah melewati batas itu, sebaiknya ganti handuk lama dengan yang baru untuk menjaga kenyamanan dan kebersihan.***
Editor : Syafira
Sumber : CNBCIndonesia.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































