TIMETODAY.ID, BOGOR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor memastikan belum ada kasus infeksi virus influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu di wilayahnya. Hal ini disampaikan menyusul laporan Kementerian Kesehatan yang mencatat 62 kasus tersebar di delapan provinsi, dengan konsentrasi terbanyak di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat untuk memastikan ada tidaknya kasus yang berasal dari wilayah setempat.
“Kami masih melakukan koordinasi dengan Dinkes Provinsi Jawa Barat untuk mengetahui apakah terdapat kasus yang berasal dari Kabupaten Bogor,” kata Fusia, Selasa (6/1/2025).
Ia menjelaskan, Dinkes Provinsi Jawa Barat belum menerima data By Name By Address (BNBA) dari Kementerian Kesehatan mengenai kasus Super Flu tersebut. Oleh karena itu, sebaran virus di Kabupaten Bogor belum dapat dipastikan.
Fusia menegaskan masyarakat tidak perlu panik. Berdasarkan Surat Edaran Kementerian Kesehatan, hasil penilaian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan kajian epidemiologi nasional menyebutkan, belum ditemukan bukti varian influenza A (H3N2) subclade K lebih berbahaya dibandingkan influenza musiman biasa.
Meski demikian, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Langkah pencegahan meliputi rutin mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga kebersihan lingkungan, beristirahat cukup, dan mengonsumsi makanan bergizi.
Penggunaan masker dianjurkan, terutama saat sakit atau berada di kerumunan. Masyarakat juga diminta menutup mulut dan hidung ketika batuk atau bersin untuk mencegah penularan.
“Bila mengalami gejala flu, dianjurkan tetap di rumah sampai membaik. Jika gejala tidak membaik atau memburuk, segera ke puskesmas atau rumah sakit terdekat,” ujar Fusia.
Dinkes Kabupaten Bogor juga mengingatkan pentingnya vaksin influenza, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit penyerta.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































