IHSG Menanjak di Awal Pekan, Antara Optimisme dan Kewaspadaan

IHSG
ilustrasi harga saham. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka pekan dengan sentimen optimistis. Setelah menutup perdagangan akhir pekan lalu dengan lonjakan signifikan, pasar saham domestik diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan pada awal perdagangan hari ini.

Pada penutupan Jumat, IHSG melesat 1,17% dan bertengger di level 8.748. Kenaikan tersebut menjadi sinyal positif bagi pelaku pasar yang tengah mencermati arah pergerakan indeks dalam jangka pendek.

Tim Riset MNC Sekuritas melihat peluang lanjutan penguatan IHSG dengan beberapa skenario teknikal yang mungkin terjadi. Dalam skenario terbaik, penguatan diperkirakan masih akan berlanjut.

Advertisement

“Kami memperkirakan adanya beberapa skenario yang memungkinkan terjadi untuk IHSG, di mana pada best case (biru), IHSG sudah menyelesaikan wave [iv] dari wave 5 sehingga IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji rentang 8.776–8.905,” sebagaimana dikutip dari MNCS Daily Scope Wave, Senin (5/1/2025).

Meski demikian, optimisme tersebut tetap dibarengi kewaspadaan. MNC Sekuritas menilai IHSG belum sepenuhnya lepas dari potensi koreksi, terutama jika mengikuti skenario teknikal lainnya.

Baca Juga :  IHSG Mendadak Melesat 1%, Saham Perbankan Jadi Penggerak Utama

“Namun, pada dua skenario lain (hitam dan merah), IHSG masih rawan terkoreksi dahulu,” kata MNC Sekuritas.

Untuk perdagangan selanjutnya, MNC Sekuritas mencatat area support IHSG berada di level 8.584 dan 8.525, sementara resistance diperkirakan di kisaran 8.776 hingga 8.822.

Di tengah dinamika pergerakan indeks, MNC Sekuritas juga merekomendasikan sejumlah saham yang dinilai menarik untuk dicermati oleh investor, baik dengan strategi buy on weakness maupun speculative buy.

Saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) tercatat menguat 1,54% ke level 1.645 dengan dominasi volume pembelian. MNC Sekuritas menilai posisi ARCI masih berada dalam fase wave 4 dari wave (C).

Rekomendasi: Buy on Weakness di kisaran 1.490–1.575
Target harga: 1.775 dan 1.950
Stoploss: di bawah 1.380

Sementara itu, saham EMAS juga menguat 1,35% ke level 5.625 dengan volume pembelian yang tetap terjaga. Selama harga bertahan di atas level stoploss, saham ini dinilai berada di awal fase penguatan berikutnya.

Baca Juga :  IHSG Babak Belur Dua Hari, Menkeu Sebut Mundurnya Dirut BEI Langkah Positif

Rekomendasi: Buy on Weakness di kisaran 5.475–5.600
Target harga: 6.100 dan 6.400
Stoploss: di bawah 5.275

Berbeda dengan dua saham sebelumnya, saham CMRY justru terkoreksi 1,77% ke level 5.550 dan disertai tekanan jual. Meski begitu, MNC Sekuritas memperkirakan saham ini tengah memasuki awal wave 5.

Rekomendasi: Spec Buy di kisaran 5.425–5.525
Target harga: 5.925 dan 6.300
Stoploss: di bawah 5.325

Adapun saham teknologi GOTO mencuri perhatian setelah melonjak 7,81% ke level 69 dengan peningkatan volume pembelian yang signifikan. Penguatan tersebut juga berhasil menembus MA20, membuka peluang kelanjutan tren positif.

Rekomendasi: Buy on Weakness di kisaran 65–68
Target harga: 71 dan 73
Stoploss: di bawah 64

Dengan kombinasi sentimen teknikal dan pergerakan saham unggulan, pelaku pasar kini menanti apakah IHSG mampu menembus level resistance terdekat atau justru mengalami koreksi sehat sebelum kembali melanjutkan tren penguatannya.***

Editor : Syafira

Sumber : Okezone.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel