Cuaca Tak Menentu, Ini Cara Herbal Dokter Inggrid Tingkatkan Imun Tubuh

cuaca
Ilustrasi Air Rebusan Jahe dan Madu. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Memasuki awal tahun 2026, cuaca di Indonesia sedang tak menentu. Hujan deras yang berganti terik matahari atau sebaliknya, sering disebut musim pancaroba, menimbulkan tantangan bagi daya tahan tubuh. Kekhawatiran ini semakin meningkat setelah muncul 62 kasus influenza A(H3N2) Subclade K atau yang dikenal sebagai ‘super flu’ di delapan provinsi.

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), dr. Inggrid Tania, menekankan pentingnya memperkuat sistem imun dari dalam.

“Kalau dikonsumsi rutin, herbal bisa meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah tertular. Tapi kalau sudah terkena influenza, bisa diminum tiga sampai empat kali sehari untuk membantu penyembuhan,” jelasnya.

Advertisement
Baca Juga :  Rahasia Tekanan Darah Stabil Ada di Piring Sayur Anda

Beberapa ramuan herbal yang disarankan dr. Inggrid antara lain:

  1. Daun Saga dan Madu
    Daun saga memiliki efek ekspektoran alami untuk mengencerkan dahak dan meredakan batuk kering, sementara madu bersifat antibakteri dan menenangkan tenggorokan. Ramuan ini diminum hangat dua kali sehari, terutama malam hari.

  2. Habbatussauda, Minyak Zaitun, Propolis Trigona, dan Madu
    Kombinasi bahan ini memiliki sifat antiradang, antivirus, antioksidan, dan imunomodulator alami. Minum 1–2 kali sehari, atau 3–4 kali saat sedang flu atau batuk.

  3. Air Rebusan Jahe dan Madu
    Jahe mengandung gingerol dan shogaol yang bersifat antiinflamasi, antioksidan, serta potensi antivirus. Ramuan ini diminum pagi dan malam untuk meredakan tenggorokan kering, dengan catatan bagi yang memiliki GERD atau lambung sensitif, konsumsi secukupnya.

Baca Juga :  Resep Jus Hulk: Minuman Hijau Sehat dari Dapur Sendiri

dr. Inggrid menekankan, pemanfaatan herbal merupakan salah satu langkah preventif yang bisa diintegrasikan dengan pola hidup sehat agar tubuh lebih tangguh menghadapi perubahan cuaca dan potensi penyebaran influenza.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel