TIMETODAY.ID, JAKARTA — Hyundai Motor America melakukan penarikan kembali (recall) terhadap ribuan unit Hyundai Tucson produksi 2022 hingga 2024 di Amerika Serikat. Langkah ini diambil setelah ditemukan potensi korsleting listrik pada salah satu komponen yang dapat memicu kebakaran.
Berdasarkan dokumen Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA) yang dikutip Autoevolution, masalah tersebut berasal dari rangkaian kabel pengait trailer (trailer hitch wiring harness). Komponen ini diketahui berisiko mengalami korsleting akibat masuknya air ke dalam modul kontrol.
Hyundai menjelaskan, area pemasangan rangkaian kabel tersebut memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap infiltrasi air akibat penyegelan yang tidak optimal. Jika air masuk ke modul kontrol, lampu belakang kendaraan maupun trailer dapat berhenti berfungsi. Dalam kondisi tertentu, korsleting listrik dapat menimbulkan panas berlebih, melelehnya komponen, hingga memicu kebakaran.
Investigasi terhadap masalah ini telah dilakukan Hyundai Amerika Utara sejak April 2025. Awalnya, penelusuran dipicu oleh laporan konsumen yang menyebutkan lampu rem trailer tidak berfungsi pada Hyundai Tucson yang dipasarkan di Amerika Serikat. Dua bulan berselang, pihak pemasok mengidentifikasi masuknya air sebagai penyebab potensial terjadinya korsleting listrik.
Hingga kini, Hyundai Motor America tercatat menerima 287 laporan terkait kegagalan pada rangkaian kabel tersebut. Selain itu, terdapat tiga insiden kebakaran yang telah dikonfirmasi dan menjadi perhatian serius pabrikan.
Sebagai langkah perbaikan, Hyundai akan mengganti komponen bermasalah dengan suku cadang baru berkode CWF61-AU100. Rangkaian kabel trailer versi terbaru ini telah dilengkapi modul kontrol dengan sistem penyegelan yang lebih baik untuk mencegah masuknya air.
Sambil menunggu proses perbaikan, Hyundai mengimbau pemilik kendaraan yang terdampak untuk memarkir mobil mereka di area terbuka dan menjauh dari bangunan guna meminimalkan risiko kebakaran.
Di pasar Amerika Serikat, Hyundai Tucson ditawarkan dengan beberapa pilihan powertrain. Varian mesin bensin 2.5 liter naturally aspirated empat silinder menghasilkan tenaga 187 horsepower dan torsi 241 Nm, dengan kemampuan menarik trailer hingga sekitar 1.247 kilogram.
Selain itu, tersedia pula varian Tucson Hybrid berpenggerak semua roda. Model ini mencatat konsumsi bahan bakar rata-rata 6,2 liter per 100 kilometer atau sekitar 16,1 km per liter berdasarkan siklus pengujian gabungan EPA.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































