Duka Mendalam Dunia Tinju, Dua Anggota Tim Anthony Joshua Tewas dalam Kecelakaan di Nigeria

tinju
Duka menyelimuti dunia tinju. Dua anggota tim Anthony Joshua, Sina Ghami dan Latif Ayodele, meninggal dunia dalam kecelakaan tragis di Nigeria. Foto: Getty Images

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Dunia tinju tengah diselimuti duka mendalam setelah kabar kecelakaan tragis yang menimpa kubu petinju kelas berat asal Inggris, Anthony Joshua. Insiden nahas tersebut terjadi di Jalan Tol Lagos–Ibadan yang menghubungkan wilayah Ogun dan Lagos, Nigeria, pada Senin (29/12) pagi waktu setempat.

Mobil yang ditumpangi Anthony Joshua dilaporkan menabrak sebuah truk yang sedang mogok di pinggir jalan. Benturan keras itu berujung pada tragedi memilukan. Dua anggota tim Joshua, Sina Ghami dan Latif Ayodele, meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sina Ghami dikenal sebagai pelatih kebugaran Joshua, sementara Latif Ayodele merupakan pelatih pribadi yang selama ini setia mendampingi sang petinju dalam berbagai persiapan laga. Keduanya bukan hanya figur penting bagi Joshua, tetapi juga sosok yang dihormati di lingkungan tinju internasional.

Advertisement
Baca Juga :  Paslon no Urut 1, Rudy Susmanto - Jaro Ade : Yayasan Rumah Bambu Jatnika, Hasil Karya Bambu Yang Mendunia

Anthony Joshua sendiri berhasil selamat dari kecelakaan tersebut. Petinju berjuluk AJ itu hanya mengalami luka ringan dan kini dilaporkan dalam kondisi stabil. Meski demikian, kehilangan dua orang terdekatnya meninggalkan duka mendalam bagi sang juara.

Ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai kalangan petinju dunia. Chris Eubank Jr menyampaikan simpati mendalam atas tragedi tersebut.

“Syukurlah juara kelas berat kita selamat dari kecelakaan mobil yang mengerikan itu. Dan doakanlah dua prajurit yang gugur, Latz & Sina, beserta keluarga mereka. Saya mengenal keduanya, mereka benar-benar pria baik,” tulis Eubank melalui akun X.

Baca Juga :  Kenangan Manis dan Duka Perpisahan Lukman Sardi untuk Sang Kakak

Jake Paul, yang baru saja berhadapan dengan Joshua dalam duel di Miami pada 19 Desember lalu, turut mengirim doa dan dukungan bagi keluarga korban serta Anthony Joshua.

Sementara itu, petinju wanita Inggris Shannon Courtenay mengaku terpukul mendengar kabar tersebut. Ia mengenang kebersamaan mereka hanya beberapa hari sebelum tragedi terjadi.

“Seminggu lalu kita masih tertawa bersama, hari ini kalian telah pergi. Hidup memang terlalu singkat,” tulis Courtenay.

Kepergian Sina Ghami dan Latif Ayodele menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap dunia olahraga, ada kisah kemanusiaan dan kehilangan yang begitu nyata. (MG7)

 

Editor : Davin

Sumber : detiksport.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel