50 Dai dan Khatib Kota Bogor Ikuti Pelatihan Lingkungan 2025

Kota Bogor
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim membuka Pelatihan Dai Lingkungan 2025 di IPB University, Bogor, sekaligus memberikan materi tentang pelestarian lingkungan kepada 50 dai dan khatib, Rabu (24/12/2025).Foto : Dok. Diskominfo Kota Bogor.

TIMETODAY.ID, BOGOR — Sebanyak 50 dai dan khatib di Kota Bogor mengikuti Pelatihan Dai Lingkungan 2025 yang dilaksanakan di Sekolah Bisnis IPB University, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Rabu (24/12/2025).

Pelatihan tersebut dibuka oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang juga menyampaikan materi mengenai pelestarian lingkungan.

Dedie Rachim mengatakan bahwa program ini sejalan dengan langkah Kota Bogor dalam menyelesaikan permasalahan persampahan.

Advertisement

Sebab, pada tahun 2026 mendatang akan dilakukan groundbreaking pembangunan waste to energy, yakni pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di TPAS Galuga, dengan kapasitas 1.500 hingga 2.000 ton sampah dari total timbulan sampah di Kabupaten dan Kota Bogor yang mencapai 3.500 hingga 4.000 ton per hari.

“Sehingga bukan hanya menyiapkan instalasi dalam penanganan sampah, tetapi juga menumbuhkan kesadaran di masyarakat tentang bagaimana mengelola sampah dengan baik dan bijak dari rumah, serta mengubah perilaku membuang sampah sembarangan dan mengotori lingkungan menjadi membersihkan dan menjaga lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga :  Program MBG Indonesia Dapat Apresiasi UNICEF, Jangkau 60 Juta Penerima Manfaat

“Jadi, dari sisi pemerintahan dan seluruh pemangku kepentingan berupaya mengatasi persoalan sampah, tetapi dari rumah tangga, individu, dan pribadi-pribadi juga harus timbul kesadaran agar sampah bukan menjadi isu, melainkan bagaimana kita mengolah sampah menjadi bermanfaat,” lanjutnya.

Wakil Rektor IV Bidang Konektivitas Global, Kerja Sama, dan Alumni IPB University sekaligus Plh Rektor IPB University, Iskandar Z. Siregar, mengatakan bahwa materi yang disampaikan oleh wali kota terkait menjaga lingkungan merupakan contoh konkret untuk bersama-sama melakukan perubahan dalam menjaga lingkungan.

Baca Juga :  M1R SSB Kota Bogor Pererat Persaudaraan dengan Berbagi Takjil

“Karena dalam perbaikan dan pelestarian lingkungan perlu ada perubahan mendasar. Di sinilah peran dai dan khatib sangat penting untuk menyampaikan pesan ini, sehingga terjadi perubahan perilaku yang lebih baik dalam memperbaiki dan menjaga kelestarian alam,” ucapnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bogor, Dede Supriatna, mengatakan bahwa kegiatan ini diselenggarakan oleh Masjid Al Hurriyyah IPB bekerja sama dengan IPB University, Pemkot Bogor, serta Kemenag.

Ia berharap ke depan pesan-pesan lingkungan ini dapat disampaikan lebih luas kepada masyarakat melalui penyampaian para khatib dan dai.

“Ini juga seiring dengan program Kemenag, yaitu bagaimana membangun hubungan yang harmonis antara sesama manusia, manusia dengan alam, dan hubungan kemanusiaan dengan Allah,” ujarnya.***

Editor : Syafira

Sumber : Diskominfo Kota Bogor

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel