Pemkot Bogor Respons Keluhan Pengguna Skatepark Sempur

Skatepark
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim meninjau langsung area skatepark Sempur, Sabtu (20/12/2025). Foto : Diskominfo.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Kondisi skatepark di kawasan Lapangan Sempur, Kota Bogor, dinilai belum memenuhi standar kelayakan bagi para penggunanya. Sejumlah bagian lintasan dan sarana pendukung dianggap tidak lagi sesuai dengan kebutuhan komunitas skateboard yang kian berkembang di Kota Bogor.

Persoalan itu mencuat setelah Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim meninjau langsung area skatepark Sempur, Sabtu (20/12/2025). Dalam peninjauan tersebut, Dedie menerima berbagai masukan, baik dari anak-anak yang aktif bermain skateboard maupun dari orang tua yang kerap mendampingi mereka beraktivitas di ruang publik tersebut.

Menurut Dedie, skatepark Sempur selama ini menjadi salah satu titik berkumpul utama komunitas skateboard di pusat kota. Namun, keterbatasan fasilitas membuat aktivitas olahraga ekstrem tersebut berisiko jika tidak ditunjang sarana yang memadai.

Advertisement
Baca Juga :  Menlu Sugiono Respons Desakan MUI soal Keanggotaan Indonesia di Board of Peace

“Skatepark ini banyak digunakan, tetapi kondisinya belum sesuai standar. Ada harapan dari anak-anak dan orang tua agar fasilitasnya diperbaiki sehingga lebih aman dan nyaman,” kata Dedie.

Ia menjelaskan, masukan tersebut akan menjadi bahan bagi Pemerintah Kota Bogor dalam menyusun rencana penataan ulang skatepark. Dedie meminta Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) untuk mulai mendata kebutuhan perbaikan, sekaligus menyiapkan konsep peningkatan kualitas fasilitas yang realistis dan berkelanjutan.

Persoalan pendanaan menjadi salah satu tantangan. Selama ini, pengembangan fasilitas publik kerap mengandalkan dukungan pihak ketiga melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Namun, Dedie menilai skema tersebut belum tentu cukup untuk menjawab kebutuhan teknis skatepark yang menuntut spesifikasi khusus.

Baca Juga :  Dedie Rachim Buka Festival Kopyor, Dorong Bogor Jadi City of Gastronomy

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Keanekaragaman Hayati (PKH), Devi Librianti Juvita, mengatakan peningkatan kualitas skatepark Sempur akan diarahkan melalui kolaborasi berbagai sumber pendanaan. Menurut dia, pemerintah daerah membuka peluang penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) apabila dukungan nonpemerintah dinilai belum optimal.

“Arahan wali kota adalah kolaborasi. Kalau CSR belum mencukupi atau hasilnya kurang maksimal, maka APBD bisa ikut mendukung,” ujar Devi.

Ke depan, penataan skatepark Sempur diharapkan tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga pada aspek keselamatan dan keberlanjutan ruang publik. Dengan fasilitas yang lebih layak, skatepark di pusat Kota Bogor ini diharapkan dapat menjadi ruang ekspresi olahraga urban yang aman, inklusif, dan sesuai standar bagi generasi muda.

Editor : B. Supriyadi

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel