
TIMETODAY.ID, JAKARTA – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali melemah pada Rabu (3/12/2025). Untuk pecahan satu gram, harga turun Rp13 ribu menjadi Rp2,412 juta, dibandingkan posisi sebelumnya. Penurunan serupa terjadi pada harga buyback yang kini berada di level Rp2,273 juta per gram.
Harga buyback merupakan nilai yang ditetapkan Antam untuk membeli kembali emas dari konsumen. Artinya, pemilik emas akan menerima pembayaran sesuai harga tersebut ketika menjual logam mulia mereka kepada Antam.
1. Rincian Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut daftar lengkap harga emas per 2 Desember 2025:
- 0,5 gram: Rp1.256.000
- 1 gram: Rp2.412.000
- 2 gram: Rp4.764.000
- 3 gram: Rp7.121.000
- 5 gram: Rp11.835.000
- 10 gram: Rp23.615.000
- 25 gram: Rp58.912.000
- 50 gram: Rp117.745.000
- 100 gram: Rp235.412.000
- 250 gram: Rp588.265.000
- 500 gram: Rp1.176.320.000
- 1.000 gram: Rp2.352.600.000
Harga tersebut belum termasuk PPh 22 atas emas batangan. Pembeli dengan NPWP dikenai tarif pajak 0,45%, sedangkan tanpa NPWP tarifnya 0,9%.
2. Emas Fisik Dianggap Investasi Berisiko Rendah
Perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, menyebut emas fisik sebagai instrumen berisiko rendah karena nilainya cenderung naik, likuid, dan stabil. Namun, ia mengingatkan bahwa emas tetap memiliki risiko pencurian atau hilang.
“Emas itu praktis dan mudah dibawa, tapi justru itu juga menjadikannya rawan hilang atau dicuri,” ujar Andy.
Ia menegaskan bahwa instrumen berisiko rendah umumnya memberikan imbal hasil yang lebih kecil. Sementara instrumen dengan potensi imbal hasil tinggi biasanya memiliki risiko besar, mengikuti prinsip high risk high return.
3. Cara Menghitung Keuntungan Investasi Emas
Keuntungan dari investasi emas dihitung dari selisih antara harga beli dan harga jual. Jika harga beli emas Rp1,021 juta per gram dan harga jual kembali Rp917 ribu per gram, maka ada selisih Rp104 ribu. Artinya, investor harus menunggu hingga harga jual melampaui harga beli untuk memperoleh keuntungan.
Inilah sebabnya emas lebih cocok dijadikan instrumen investasi jangka panjang daripada harian. (MG4)
Editor : Salma
Sumber : idntimes.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































