
TIMETODAY.ID, BOGOR – Dua remaja putri kakak beradik asal Cibinong, Kabupaten Bogor, sempat membuat keluarga dan warga sekitar cemas setelah dilaporkan menghilang dari rumah sejak Senin (24/11/2025). Setelah dua hari pencarian, keduanya akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat. Namun, alasan pilu di balik kepergian mereka justru lebih mengejutkan dan menyentuh hati.
Kedua remaja berusia 13 dan 11 tahun itu sebelumnya berpamitan kepada ayah tirinya untuk membeli pelicin pakaian di warung sekitar pukul 04.00 WIB. Keduanya diketahui hendak bersiap ke sekolah, sehingga berniat membeli kebutuhan tersebut sebelum berangkat.
Namun hingga pagi berganti siang, keduanya tak kembali ke rumah. Pihak keluarga panik dan mulai mencari ke berbagai tempat, termasuk menanyakan ke tetangga dan saudara. Upaya tersebut tak membuahkan hasil hingga membuat keluarga melapor ke Polres Bogor pada Selasa (25/11).
Setelah menerima laporan, Satreskrim Polres Bogor bergerak cepat. Pencarian dilakukan dengan dukungan masyarakat setempat hingga akhirnya pada Kamis (27/11), kedua remaja ini ditemukan di rumah kerabat ibu kandungnya di Depok, Jawa Barat.
Kondisi keduanya dinyatakan aman. Namun, dalam proses pemeriksaan, keduanya mengungkapkan alasan mereka kabur dari rumah. Dengan suara bergetar, para korban mengaku selama ini tidak tahan tinggal bersama ayah tirinya karena kerap mendapatkan tindakan cabul.
Keterangan itu mengejutkan pihak kepolisian. Berdasarkan pendalaman, tindakan tersebut disebut telah terjadi berulang kali sejak 2023. Bahkan, insiden terbaru terjadi sebulan sebelum kedua korban memutuskan pergi meninggalkan rumah.
Mendapatkan pengakuan itu, polisi langsung bergerak menindaklanjuti laporan. Ayah tiri yang diduga pelaku pencabulan telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi menemukan dua alat bukti yang sah.
Pelaku dijerat dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) serta Undang-Undang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman maksimal yang menantinya mencapai 12 tahun penjara.
Kasus ini menjadi pengingat betapa pentingnya lingkungan rumah yang aman bagi anak-anak. Beruntung, kedua korban kini berada dalam perlindungan dan pendampingan lebih lanjut untuk pemulihan fisik maupun psikologis mereka. (MG4)
Editor : Salma
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel


































