Prabowo Tegaskan Koperasi Merah Putih Jadi Strategi Nasional Ekonomi Desa

Prabowo
presiden prabowo subianto.Foto: Dok. YouTube Setpres

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat evaluasi percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Markas Besar TNI, Jakarta Pusat, Selasa (25/11/2025). Pertemuan berskala besar tersebut menjadi langkah pemerintah untuk meninjau kembali efektivitas program koperasi yang digadang sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat hingga tingkat desa.

Dalam forum itu, Prabowo menekankan pentingnya sinergi lintas sektor—mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga unsur TNI—agar koperasi dapat berjalan profesional serta memberikan manfaat nyata bagi warga. Kehadiran presiden juga menjadi sinyal kuat bahwa program ini bukan sekadar pelengkap pembangunan, melainkan agenda strategis.

Baca Juga :  Prabowo Minta Kritik Konstruktif, Tegaskan Tak Anti Koreksi Publik

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan hal tersebut. Menurutnya, presiden memposisikan koperasi sebagai pilar pembangunan ekonomi nasional sekaligus instrumen pemerataan kesejahteraan.

Advertisement

“Kehadiran Presiden menunjukkan bahwa agenda koperasi bukan sekadar program pendukung, melainkan strategi nasional untuk membangun kemandirian ekonomi dari desa,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (26/11/2025).

Teddy menilai evaluasi ini menjadi momentum konsolidasi besar antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI untuk mempercepat pembentukan dan penguatan Koperasi Merah Putih di seluruh wilayah Indonesia.

“Presiden menegaskan bahwa kolaborasi pemerintah, TNI, dan pemda adalah kunci agar setiap Koperasi Merah Putih dapat beroperasi secara profesional dan memberi manfaat langsung bagi rakyat,” imbuhnya.

Baca Juga :  BUMN dan Swasta Nasional Siap Sambut 2.000 Talenta Hasil Instruksi Prabowo

Pemerintah menargetkan Koperasi Merah Putih menjadi fondasi ekonomi kerakyatan dalam jangka panjang. Dengan penyelarasan kebijakan dan percepatan pembangunan fasilitas pendukung, koperasi dirancang untuk menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, ruang pemberdayaan ekonomi lokal, sekaligus sarana pemerataan akses layanan hingga desa dan kelurahan.

“Melalui evaluasi terpadu ini, pemerintah mendorong percepatan pembangunan fasilitas koperasi sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok masyarakat, pemberdayaan ekonomi lokal, serta pemerataan layanan bagi desa dan kelurahan,” tutup Teddy.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel