TIMETODAY.ID, JAKARTA — Peralatan rumah tangga modern, seperti vacuum cleaner, kini semakin canggih. Beberapa model bahkan mampu menyedot debu halus hingga cairan tanpa meninggalkan noda. Namun, kehebatan teknologi ini sering tidak diimbangi dengan pemahaman penggunaannya. Akibatnya, bukannya membuat rumah bersih, vacuum cleaner justru cepat rusak.
Dilansir dari Homes & Gardens, berikut beberapa kesalahan umum yang kerap dilakukan saat menggunakan vacuum cleaner.
- Memakai Jenis Vacuum yang Tidak Sesuai
Setiap vacuum cleaner memiliki fungsi khusus. Ada yang untuk debu kering, ada juga yang bisa menyedot cairan. Penting memastikan alat yang digunakan sesuai kebutuhan.
“Misalnya, penyedot debu tegak paling baik untuk karpet, karena biasanya lebih kuat daripada penyedot debu tanpa kabel. Jika Anda memiliki karpet atau permadani yang lebih tebal, penting untuk menggunakan penyedot debu yang paling cocok untuk jenis permukaan ini, dan memungkinkan Anda mengumpulkan semua kotoran dan kotoran di dalam serat tebal tersebut,” ujar James Higgins, Manager di Online Carpets, dikutip Kamis (20/1/2025).
- Salah Memasang Alat Tambahan
Beberapa vacuum memiliki aksesoris tambahan, seperti moncong atau sikat khusus. Salah penggunaan bisa merusak perabotan dan mengurangi efektivitas penyedotan. - Menggunakan Vacuum Terburu-buru
Kecepatan saat menyedot debu sangat menentukan hasil pembersihan. Menggerakkan alat terlalu cepat justru meninggalkan debu di karpet atau lantai.
“Pertahankan kecepatan yang lambat namun stabil agar peralatan Anda memiliki peluang terbaik untuk mengangkat semua kotoran, terutama saat menyedot debu dan membersihkan karpet,” kata Vanessa Bossart, CEO dan Founder Sparking Clean Pro.
- Menyedot Kotoran Besar
Vacuum cleaner dirancang untuk debu dan kotoran kecil. Menyedot benda besar dapat merusak mesin.
“Menyedot debu pada benda keras seperti batu mungkin tampak tidak berbahaya, namun dapat merusak penyedot debu Anda. Hindari hal ini dengan mengambil benda keras yang terlihat sebelum menyedot debu,” ujar David Bringer, CEO Bringer Appliance Repair.
- Tidak Mengosongkan Kantong Sampah
Kantong atau tabung penyimpanan yang terlalu penuh mengurangi daya hisap dan memperpendek umur alat.
“Jika kantong terlalu penuh, daya hisapnya berkurang karena semakin sedikit ruang untuk mengalirkan udara. Penyedot debu juga tidak mengangkat kotoran, dan bahkan bisa menjadi terlalu panas, sehingga membahayakan daya tahan dan memperpendek masa pakainya,” jelas James King, Cleaning Expert dan Operations Manager di Deluxe Maid.
- Jarang Membersihkan Vacuum Cleaner
Vacuum perlu dibersihkan secara rutin, termasuk kantong, filter, selang, dan sikat. Hal ini menjaga alat tetap awet dan optimal.
“Jadikan rutinitas untuk membersihkan vacuum cleaner. Saat kantung debunya penuh, bersihkan. Filternya? Bersihkan atau ganti seperti yang ada di manual. Dan jangan lupa untuk memeriksa apakah ada yang menghambat pada selang atau bagian sikat,” kata Diana Ciechorska, Profesional Cleaner dan General Manager Park Slope Cleaning.
Dengan memperhatikan enam hal di atas, penggunaan vacuum cleaner bisa lebih efektif, awet, dan rumah pun tetap bersih.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































