Sering Main Ponsel Sebelum Tidur? Ini Risiko Kesehatan yang Mengintai

ponsel
ilustrasi bermain ponsel sebelum tidur. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Waktu yang lama di depan layar baik laptop maupun ponsel ternyata tidak hanya membuat mata lelah. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan ini dapat berdampak langsung pada kesehatan fisik, terutama bila dilakukan tanpa jeda dan berlangsung hingga malam hari.

Sebuah penelitian menemukan bahwa screen time berlebihan dan kecanduan media sosial dapat menjadi faktor risiko munculnya brain rot.

Menurut laporan Today, istilah brain rot merujuk pada penurunan kemampuan kognitif akibat terlalu sering menyerap konten yang dangkal, berulang, atau tidak menantang.

Advertisement

Paparan konten seperti ini membuat otak jarang berfungsi optimal, sehingga kemampuan berpikir kritis ikut menurun.

Temuan lain yang dikutip dari New York Post mengungkap bahwa cahaya biru dari layar memang dapat meningkatkan fokus pada siang hari, namun bersifat kontraproduktif pada malam hari.

Baca Juga :  Siklus Haid Tak Teratur hingga Rambut Rontok, Bisa Jadi Tanda Hormon Bermasalah

Cahaya ini mengacaukan ritme sirkadian jam biologis tubuh selama 24 jam yang mengatur rasa kantuk, hormon melatonin dan kortisol, hingga berbagai fungsi tubuh lainnya.

Akibatnya, gangguan tidur bukan lagi sekadar masalah sepele. Kurang tidur karena paparan cahaya biru berkaitan dengan meningkatnya risiko diabetes tipe 2, karena ritme sirkadian yang terganggu memengaruhi cara tubuh merespons insulin dan mengatur glukosa.

Penelitian menunjukkan, mereka yang sering terpapar cahaya biru pada malam hari memiliki risiko 50 persen lebih tinggi terkena diabetes. Paparan ini juga meningkatkan kemungkinan kenaikan berat badan dan obesitas, yang keduanya merupakan faktor risiko penting diabetes.

Tidak berhenti di situ, ritme tubuh yang kacau juga berdampak pada kesehatan jantung. Perubahan tekanan darah dan detak jantung yang normalnya mengikuti pola alami tubuh menjadi tidak stabil.

Baca Juga :  Anti Bingung! Panduan Dasar Pakai Eyeshadow yang Wajib Dicoba Pemula

Dalam jangka panjang, hal ini meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, gagal jantung, hingga penyakit jantung.

Yang lebih mengejutkan, beberapa penelitian menemukan hubungan antara paparan cahaya biru saat tidur dengan meningkatnya risiko kanker. Dalam sebuah studi, orang yang tidur dengan layar menyala memiliki risiko 1,5 kali lebih tinggi terkena kanker payudara dan dua kali lebih tinggi risiko kanker prostat.

Hal ini diperkirakan berkaitan dengan penurunan melatonin, hormon yang tidak hanya mengatur tidur, tetapi juga memiliki sifat antikanker.

Penelitian lain dari Universitas Harvard bahkan menyimpulkan bahwa cahaya biru adalah jenis cahaya yang paling berpotensi merusak ritme sirkadian. Paparan selama 6,5 jam dapat menggeser jam biologis tubuh hingga dua kali lebih besar dibandingkan cahaya hijau dengan intensitas yang sama.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel