TIMETODAY.ID — Baru-baru ini, Raja Charles III dikabarkan mengalami pecah pembuluh darah di mata atau dalam istilah medis disebut perdarahan subkonjungtiva. Kondisi ini terlihat dari kemerahan yang jelas pada bagian putih mata (sklera) Raja Charles saat kunjungan kenegaraan ke Prancis pada Juli 2025. Meski begitu, kondisi ini tidak membuat Raja Charles merasakan sakit dan tidak mengganggu aktivitasnya sebagai raja.
Apa Itu Pecah Pembuluh Darah di Mata?
Pecah pembuluh darah di mata terjadi ketika pembuluh darah kecil di bawah lapisan bening mata yang disebut konjungtiva pecah. Akibatnya, darah keluar dan menumpuk di area putih mata sehingga terlihat bercak merah yang mencolok. Kondisi ini sering disebut perdarahan subkonjungtiva.
Penyebab Pecah Pembuluh Darah di Mata
Pecah pembuluh darah di mata umumnya disebabkan oleh tekanan mendadak pada pembuluh darah kecil tersebut. Beberapa pemicu yang sering terjadi antara lain:
-
Bersin atau batuk yang kuat
-
Muntah
-
Mengejan saat buang air besar
-
Cedera atau benturan pada mata
-
Aktivitas fisik berat atau mengangkat beban berat
Dalam kasus Raja Charles, meskipun ia sedang menjalani pengobatan kanker sejak 2024, laporan dari istana dan media menyebutkan bahwa pecah pembuluh darah di matanya tidak terkait langsung dengan kondisi kanker atau pengobatannya.
Gejala dan Dampak
Gejala utama yang terlihat adalah kemerahan pada bagian putih mata tanpa rasa sakit. Biasanya, tidak ada gangguan penglihatan atau ketidaknyamanan yang signifikan. Kondisi ini juga tidak menyebabkan mata berair atau gatal secara berlebihan.
Penanganan dan Prognosis
Kabar baiknya, pecah pembuluh darah di mata umumnya tidak berbahaya dan bisa sembuh sendiri dalam waktu 1-2 minggu tanpa perlu pengobatan khusus. Namun, jika terjadi berulang kali atau disertai gejala lain seperti nyeri, penglihatan kabur, atau perdarahan yang meluas, sebaiknya segera konsultasi ke dokter mata.
Kondisi Raja Charles
Mata merah Raja Charles sempat memicu kekhawatiran publik, terutama karena kondisi kesehatannya yang sedang menjalani perawatan kanker. Namun, Istana Kerajaan menegaskan bahwa kondisi mata merah tersebut adalah pecah pembuluh darah biasa dan tidak berhubungan dengan kanker yang dideritanya. Raja Charles tetap menjalankan tugas kenegaraan dengan baik tanpa keluhan sakit.
Kesimpulan:
Pecah pembuluh darah di mata adalah kondisi umum yang terjadi akibat pecahnya pembuluh darah kecil di bawah lapisan mata, menyebabkan kemerahan yang mencolok. Kondisi ini biasanya tidak berbahaya dan sembuh dengan sendirinya. Meski dialami Raja Charles yang tengah berjuang melawan kanker, kondisi ini tidak berhubungan langsung dengan penyakitnya dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.
Jika Anda mengalami kondisi serupa, jangan panik, tetapi perhatikan tanda-tanda lain yang mungkin memerlukan pemeriksaan medis.
Sumber: Insertlive, Kompas.com, Fox News, CNN Indonesia (2025)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel




































