Puting Beliung Terjang Bandung, 289 Rumah Rusak dan 900 Warga Terdampak

puting beliung
Warga tengah memperbaiki atap rumah yang rusak akibat terjangan angin puting beliung. (Foto: Ist)

TIMETODAY.ID, BANDUNG — Bencana angin puting beliung melanda tiga kecamatan di Kota Bandung, Jawa Barat, dan menyebabkan 289 rumah rusak serta hampir 900 jiwa terdampak. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bergerak cepat memberikan bantuan dan memastikan keselamatan warga.

Berdasarkan data sementara BPBD Kota Bandung, angin puting beliung merusak 103 rumah di Kecamatan Cinambo (Kelurahan Pakemitan), 93 rumah di Kecamatan Ujungberung (Kelurahan Pasir Jati, Pasanggrahan, dan Sukamulya), serta 93 rumah di Kecamatan Cibiru (Kelurahan Pasir Biru dan Cisurupan). Peristiwa ini terjadi pada Selasa (4/11/2025).

“Dengan penuh rasa prihatin, kami langsung menemui para korban. Banyak rumah yang tidak bisa ditinggali karena atapnya hilang,” ujar Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, saat meninjau lokasi terdampak di Ujungberung, Rabu (5/11/2025).

Advertisement
Baca Juga :  Super Bowl 2026 Terancam Jadi Arena Razia Imigran, Bad Bunny di Pusat Sorotan

Farhan menegaskan langkah utama pemerintah saat ini adalah memastikan seluruh warga terdampak dalam kondisi aman. BPBD telah melakukan asesmen ulang untuk memastikan tidak ada korban tambahan akibat cuaca ekstrem.

“Yang utama, pastikan korban sudah aman. Jangan sampai ada korban tambahan jika terjadi hujan atau angin kencang susulan,” katanya.

Untuk membantu warga, Dinas Sosial (Dinsos) dan Kampung Siaga Bencana dikerahkan guna mendata kebutuhan korban dan menyalurkan bantuan secepat mungkin. Pemkot Bandung juga bekerja sama dengan bank bjb menyalurkan bantuan uang tunai — Rp1 juta untuk kerusakan ringan, Rp2 juta untuk sedang, dan Rp3 juta untuk berat.

Baca Juga :  Dianggap Meresahkan, Puluhan Jukir Liar dan Pengamen Diamankan

Farhan mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
“Warga Bandung harus siap siaga seratus persen. Pemerintah tidak akan tinggal diam, seluruh unsur sudah bergerak bersama,” ujarnya.

Salah satu warga, Lili Yuliani, Ketua RT 01 RW 07 Kelurahan Pasanggrahan, mengisahkan momen mencekam saat angin datang.

“Awalnya hujan kecil, lalu tiba-tiba angin besar datang. Pohon tumbang, genteng dan garasi hancur. Kejadiannya cepat sekali, sekitar jam lima sore,” katanya.

Ketua RW 07 Kelurahan Pasanggrahan, Asep Kurniawan, mengapresiasi langkah cepat Pemkot Bandung.

“Walau bantuannya belum sepenuhnya menutup kerugian, tapi ini bentuk perhatian nyata pemerintah kepada warga,” ucapnya.***

Editor : Syafira

Sumber : iNews.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel