TIMETODAY.ID, JAKARTA – Remaja identik dengan masa penuh energi dan aktivitas padat. Namun, di balik gaya hidup modern yang serba cepat, muncul satu ancaman kesehatan yang sering kali tak disadari diabetes pada remaja.
Pola makan yang kurang sehat, terlalu sering duduk bermain game, hingga jarang bergerak bisa meningkatkan risiko diabetes di usia muda. Sayangnya, gejalanya sering mirip dengan keluhan ringan sehari-hari, seperti cepat lelah atau sering haus, sehingga kerap dianggap sepele.
Padahal, mengenali ciri-ciri diabetes sejak dini sangat penting agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan komplikasi serius dapat dicegah. Yuk, kenali tanda-tanda awal yang perlu diwaspadai!
- Sering buang air kecil, terutama di malam hari
Remaja dengan kadar gula darah tinggi biasanya akan lebih sering buang air kecil. Ini terjadi karena ginjal bekerja ekstra keras untuk mengeluarkan kelebihan gula dari darah melalui urine. Kalau kamu sering terbangun di malam hari hanya untuk ke kamar mandi, sebaiknya mulai waspada.
- Mudah haus dan merasa kering tenggorokan
Sering buang air kecil berarti banyak cairan tubuh yang terbuang. Akibatnya, tubuh akan memberikan sinyal haus terus-menerus. Bahkan, meski sudah minum banyak air, rasa haus tetap terasa.
- Sering lapar meskipun sudah makan
Kadar gula darah yang tidak terkontrol membuat tubuh kesulitan mengubah gula menjadi energi. Akibatnya, otak mengira kamu kekurangan energi dan memberikan sinyal lapar berulang kali.
- Berat badan turun drastis tanpa sebab jelas
Meski sering makan, berat badan justru bisa turun drastis. Hal ini karena tubuh mulai membakar lemak dan otot sebagai sumber energi pengganti, lantaran gula tidak bisa diolah dengan baik.
- Cepat lelah dan sulit konsentrasi
Tubuh yang kekurangan energi dari makanan akan cepat merasa lemas, mudah mengantuk, dan sulit fokus. Kondisi ini sering dianggap sekadar kelelahan biasa, padahal bisa jadi tanda awal diabetes.
- Luka sulit sembuh
Jika luka kecil pun butuh waktu lama untuk mengering, bisa jadi kadar gula darah sedang tinggi. Diabetes dapat memperlambat aliran darah dan merusak pembuluh darah, sehingga proses penyembuhan jadi lambat.
- Kulit menggelap di area tertentu
Perhatikan area leher, ketiak, atau selangkangan. Jika kulit tampak lebih gelap dan menebal, kondisi ini dikenal sebagai akantosis nigrikans, salah satu tanda bahwa tubuh memiliki kadar insulin yang tinggi.
- Penglihatan kabur
Tingginya kadar gula dalam darah dapat memengaruhi cairan pada lensa mata dan membuat penglihatan menjadi buram. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa memicu komplikasi serius pada mata.
- Sering kesemutan
Kesemutan di tangan atau kaki juga bisa menjadi sinyal bahwa saraf mulai terganggu akibat kadar gula darah tinggi yang tidak terkontrol. Bila terus dibiarkan, kondisi ini bisa mengganggu aktivitas harian.
Kenali Sejak Dini, Cegah Sejak Sekarang
Diabetes bukan lagi penyakit yang hanya menyerang orang dewasa. Remaja pun bisa mengalaminya, terutama jika gaya hidup tidak sehat terus berlanjut. Karena itu, penting untuk lebih memperhatikan pola makan, rutin beraktivitas fisik, dan melakukan pemeriksaan kadar gula darah secara berkala.
Jika kamu atau anggota keluarga remaja menunjukkan beberapa ciri di atas, jangan tunda untuk berkonsultasi ke dokter. Semakin cepat terdeteksi, semakin besar peluang untuk mengendalikannya. (MG4)
Editor : Salma
Sumber : alodokter.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































