Cisco 8223, Router Supercepat yang Siap Hadapi Ledakan Trafik AI Global

Cisco
Cisco 8223.(Foto: Dok. Cisco)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Di tengah ledakan adopsi kecerdasan buatan (AI) yang menuntut kecepatan dan kapasitas jaringan lebih besar, Cisco mengambil langkah besar dengan memperkenalkan Cisco 8223 sistem routing tetap (fixed router) terbaru yang digadang-gadang sebagai perangkat paling optimal di industri untuk mendukung konektivitas antar pusat data dan beban kerja AI berskala besar.

Router ini bukan sekadar pembaruan biasa. Dengan kapasitas 51,2 terabits per detik (Tbps), Cisco 8223 menjadi router Ethernet pertama di dunia yang dirancang khusus untuk menangani lonjakan trafik AI lintas lokasi — sebuah tantangan yang kini dihadapi oleh hampir seluruh raksasa teknologi dunia.

“Komputasi AI telah melampaui kapasitas pusat data yang terbesar sekalipun, sehingga muncul kebutuhan akan koneksi yang andal dan aman antar pusat data yang jaraknya ratusan mil,” ujar Martin Lund, EVP Common Hardware Group Cisco, dalam keterangan resminya mengutip dari detikINET, Rabu (15/10/2025).

Advertisement
Baca Juga :  Istana Gitar Bogor, Saksi Kenangan di Balik Senar Tua

Cisco 8223 dibangun di atas kekuatan silikon terbaru, Silicon One P200, yang menjadi otak dari sistem ini. Teknologi tersebut dirancang untuk memastikan bandwidth tinggi, efisiensi daya, dan keamanan maksimal bagi arsitektur data center yang semakin terdistribusi.

Lund menegaskan, “Cisco 8223 dan chip P200 memberikan bandwidth, skala, dan keamanan untuk arsitektur data center terdistribusi.”

Ia menambahkan, seiring meningkatnya kebutuhan scale-across atau pendistribusian beban kerja AI ke berbagai lokasi, tantangan performa dan kapasitas menjadi sangat krusial.

Dalam konteks inilah, Cisco 8223 hadir untuk menyediakan fleksibilitas, pemrograman penuh, dan deep buffering demi menjaga keandalan lalu lintas data AI yang lintas jaringan.

Menariknya, perangkat berukuran 3RU ini tak hanya unggul dalam performa, tetapi juga efisien dalam konsumsi daya dan ruang. Cisco mengklaim router ini sebagai deep-buffer router paling hemat energi untuk skala jaringan besar.

Dengan kemampuan memproses lebih dari 20 miliar paket per detik dan mendukung hingga 64 port 800G, Cisco 8223 tampak siap menghadapi tantangan era AI yang serba cepat dan masif.

Baca Juga :  Xiaomi Luncurkan Redmi Note 15, Smartphone Tangguh dengan Fitur AI Canggih

Tak berhenti di situ, sistem ini juga dilengkapi lapisan keamanan berstandar tinggi — mulai dari enkripsi line-rate berbasis algoritma post-quantum, pemantauan jaringan berbasis software, hingga integrasi dengan platform observability Cisco.

Pada tahap awal, Cisco 8223 akan mendukung sistem operasi SONiC open source, dengan dukungan IOS XR yang akan menyusul. Sementara itu, chip P200 yang menjadi inti perangkat ini juga akan diperluas penggunaannya ke platform modular dan portofolio lain seperti Nexus dengan NX-OS.

Peluncuran ini langsung mendapat sambutan positif dari para pemain besar industri. Nama-nama seperti Microsoft, Alibaba Cloud, dan Lumen menyebut kehadiran Cisco 8223 sebagai langkah penting menuju infrastruktur jaringan AI yang lebih andal, fleksibel, dan efisien di era pusat data terdistribusi.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel