
TIMETODAY.ID, BOGOR – Penyegelan sejumlah lokasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di Kawasan Puncak, Bogor Selatan, menimbulkan efek domino terhadap perekonomian daerah. Mulai dari hilangnya ribuan lapangan kerja, penurunan omzet usaha mikro kecil menengah, hingga terhentinya penerimaan asli daerah dari sektor pajak.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Daerah Pemilihan Jawa Barat V Mulyadi menyampaikan hal itu dalam kegiatan reses masa sidang I tahun 2025-2026 di Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Kamis (9/10/2025). Menurut dia, kebijakan penyegelan yang dilakukan tanpa kajian mendalam telah merugikan masyarakat secara luas.
“Banyak warga yang ribuan kesempatan kerjanya hilang bahkan dihentikan kegiatan usahanya. Kemudian ada efek berganda, usaha mikro kecil menengah, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia juga komplain karena menurun omzetnya,” ujar Mulyadi.
Dia menambahkan, penerimaan asli daerah dari sektor pajak dan penerimaan negara bukan pajak di Bogor Selatan ikut terhenti atau melambat. Dampak ekonomi tersebut kini mulai merambah ke sektor lain, termasuk ancaman peningkatan angka kriminalitas dan terganggunya akses pendidikan bagi anak usia sekolah.
“Jangan biarkan mereka. Tadi keluhan-keluhannya sudah miris. Mereka lapar, angka kriminal terindikasi akan meningkat, masa usia sekolah akan terancam,” katanya.
Politisi Partai Gerindra itu meminta Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi kebijakan Menteri Lingkungan Hidup. Dia menegaskan, kehadirannya di tengah masyarakat untuk menampung keluhan warga agar menjadi perhatian serius pemerintah pusat, mengingat lokasi terdampak tidak jauh dari kediaman pribadi Presiden.
Mulyadi menekankan, pemerintah harus berpihak pada masyarakat dan memastikan pengelolaan sumber daya alam berjalan adil. Selama perusahaan yang bergerak di sektor ekowisata memenuhi regulasi dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat, pengembangan ekowisata perlu didukung.
“Kita memiliki destinasi wisata, ada investor kemudian mengembangkan ekowisata, masyarakat bisa berpartisipasi bahkan dapat penerimaan. Intinya, keamanan dan kemakmuran semakin dekat,” tuturnya.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































