TIMETODAY.ID, JAKARTA — Rabu (8/10/2025) menjadi hari penting bagi perjalanan pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia. Presiden Prabowo Subianto memimpin pelantikan pejabat negara di Istana, salah satunya untuk posisi Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN).
Nama Plt Menteri BUMN, Dony Oskaria, muncul sebagai kandidat yang akan mengisi posisi strategis tersebut. Kehadiran Dony di Istana pada Rabu pagi menimbulkan spekulasi, meski dirinya memilih enggan banyak bicara.
“Belum tahu nih, baru ditelepon Pak Seskab,” ujar Dony singkat saat ditemui awak media.
Perubahan ini sejalan dengan pengesahan RUU tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN oleh DPR.
Pengesahan dilakukan dalam Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026 pada Kamis (2/10/2025). Salah satu poin penting UU baru ini adalah mengubah status Kementerian BUMN menjadi Badan Pengaturan (BP).
Langkah ini dianggap sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan BUMN, memperkuat regulasi, dan mendorong transparansi.
Dengan format baru, posisi Kepala BP BUMN akan memegang peran penting dalam mengatur dan mengawasi perusahaan-perusahaan negara yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.
Keputusan pelantikan hari ini pun dinantikan sebagai penanda arah baru pengelolaan BUMN di Indonesia.z***
Editor : Syafira
Sumber : iNews.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































