TIMETODAY.ID, BOGOR – Pagi itu, kabut tipis masih menyelimuti Gunung Salak. Di tengah udara sejuk khas pegunungan, aroma kopi mulai menguar dari sebuah kafe yang dikelilingi deretan tenda. Inilah Pandita Coffee and Camp, tempat di mana secangkir kopi dan pengalaman berkemah berpadu dalam satu lokasi.
Berbeda dengan tempat camping pada umumnya, pengunjung tak perlu repot membawa tenda, sleeping bag, atau perlengkapan lainnya. Semua sudah tersedia. Cukup datang, pesan kopi, dan jika ingin bermalam, tenda sudah menanti.
“Konsep kami adalah ngopi di tengah nuansa camping ground. Jadi orang bisa ngopi sambil camp, atau sekadar mampir ngopi saja,” kata Nenty Eka, Marketing Communication Pandita Coffee and Camp, Jumat (3/10/2025).
Konsep “kemah instan” ini tampaknya menjawab kebutuhan wisatawan urban yang mendambakan suasana alam tanpa harus disibukkan persiapan teknis. Kafe yang beroperasi 24 jam ini bahkan melayani pesan-antar makanan langsung ke tenda. Pengunjung yang lapar di tengah malam cukup memesan lewat aplikasi atau langsung ke kafe, lalu makanan diantarkan.
Bagi pencinta kuliner bakar-bakaran, area khusus untuk grilling sudah disiapkan. Pengunjung cukup membawa bahan makanan sendiri. Ke depan, pihak pengelola berencana meluncurkan paket grill yang lebih praktis.
Lokasi Strategis, Akses Mudah
Pandita Coffee and Camp terletak di Desa Wisata Kopo, Kecamatan Cisarua. Lokasinya hanya sekitar 30 menit dari pintu tol, dengan akses jalan mulus. Pengunjung tak perlu khawatir terjebak jalur buka-tutup yang kerap menjadi momok wisatawan menuju Puncak.
Fasilitas pendukung pun cukup lengka, area parkir luas, mushola, dan tentu saja, pemandangan Gunung Salak dan Gunung Gede yang menjadi latar dramatis setiap sudut tempat ini.
Sebelum resmi dibuka untuk umum pada 6 September 2025, Pandita Coffee and Camp menjalani masa trial opening selama tiga minggu. Hasilnya, respons pengunjung cukup antusias, terutama dari kalangan anak muda yang mencari tempat “instagramable” dengan nuansa alami.
Harga Terjangkau, Pengalaman Berbeda
Untuk paket camping, pengunjung cukup merogoh kocek mulai dari Rp 60.000 per orang saat weekdays, sudah termasuk sarapan. Harga ini terbilang bersahabat, mengingat pengunjung tak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk sewa tenda atau peralatan lain.
“Pandita Coffee and Camp bisa jadi destinasi wisata yang diandalkan masyarakat,” tuntas Nenty.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel






































