Makanan dan Minuman yang Bantu Otak Awet Muda di Usia Senja

Otak
Ilustrasi seseorang yang sedang meminum (foto: istock)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Seiring bertambahnya usia, perubahan fisik pada tubuh menjadi sesuatu yang tak terhindarkan. Namun, tahukah Anda bahwa proses penuaan tak hanya terjadi pada kulit dan tulang, tetapi juga pada otak?

Penurunan fungsi otak secara alami terjadi seiring bertambahnya usia, namun kabar baiknya: ilmuwan menemukan bahwa gaya hidup tertentu dapat membantu memperlambat proses ini. Salah satu kuncinya terletak pada apa yang Anda minum dan makan setiap hari.

Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa mengonsumsi teh hijau secara rutin dan mengikuti pola makan Mediterania—terutama versi yang diperkaya dengan polifenol—dapat menjaga kesehatan otak dan membuatnya “tampak” lebih muda dari usia sebenarnya.

Advertisement

MRI Ungkap Usia Otak

Melalui pemindaian MRI, peneliti dapat memperkirakan usia otak seseorang dan membandingkannya dengan usia kronologisnya. Jika usia otak lebih tua dari seharusnya, maka biasanya hal ini berkaitan dengan risiko gangguan kognitif di kemudian hari. Sebaliknya, otak yang “lebih muda” dari usia sebenarnya mencerminkan kesehatan otak yang lebih baik.

Dalam penelitian yang melibatkan 800 orang dewasa dengan kondisi obesitas perut atau masalah metabolik, peserta dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan pola diet yang mereka jalani. Salah satu kelompok diberi pola makan Mediterania yang diperkaya dengan polifenol, termasuk dari teh hijau dan kenari.

Baca Juga :  Resep Tekwan Palembang Asli, Cara Membuat Bola Ikan dengan Kuah Gurih

Hasilnya cukup mencengangkan: kelompok yang mengonsumsi empat cangkir teh hijau setiap hari dan makan sekitar tujuh porsi kenari setiap minggu menunjukkan penurunan kadar galectin-9, sebuah protein yang tinggi kadarnya biasanya menandakan otak yang menua lebih cepat.

Mengapa Teh Hijau dan Kenari?

Teh hijau dikenal kaya akan polifenol, senyawa alami yang memiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi. Sementara itu, kenari mengandung lemak sehat, serat, serta nutrisi yang mendukung kesehatan otak.

Gabungan keduanya, dalam konteks diet Mediterania, tampaknya memberikan manfaat perlindungan tambahan terhadap penuaan otak.

Meski studi ini memiliki keterbatasan—sebagian besar partisipannya adalah pria dan berisiko metabolik tinggi—peneliti sepakat bahwa pola makan sehat seperti ini layak dicoba oleh siapa pun yang ingin menjaga daya ingat dan fungsi kognitif di usia tua.

Cara Sederhana Menerapkan Diet Mediterania Polifenol Tinggi

Baca Juga :  Chili Crab, Si Kepiting Saus Pedas Lezat yang Wajib Dicoba

Jika Anda tertarik mencoba gaya hidup ini, berikut beberapa langkah sederhana untuk memulainya:

1. Minum Teh Hijau Setiap Hari

Cobalah untuk rutin mengonsumsi 2–4 cangkir teh hijau setiap hari, baik dalam bentuk panas maupun dingin.

2. Perbanyak Sayur dan Kacang-kacangan

Isi setengah piring Anda dengan sayuran beragam warna. Jadikan kacang-kacangan seperti walnut atau almond sebagai camilan sehat.

3.Ganti Daging Merah dengan Ikan atau Telur

Secara bertahap, kurangi konsumsi daging merah dan olahan. Pilih ikan kaya omega-3 atau telur sebagai sumber protein alternatif.

4. Aktif Bergerak

Diet saja tidak cukup. Aktivitas fisik yang rutin seperti jalan kaki, yoga, atau bersepeda membantu otak tetap aktif dan sehat.

5. Kurangi Gula Tambahan

Batasi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula untuk menjaga kestabilan gula darahfaktor penting dalam kesehatan otak.

Penuaan memang tak bisa dicegah, namun kita bisa mengontrol bagaimana tubuh dan otak kita melewatinya. Segelas teh hijau dan sepiring sayuran hari ini bisa jadi investasi terbaik untuk kejernihan pikiran di masa depan.***

Editor : Syafira

Sumber : CNNIndonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel