GILA! Harga Cabai di Pasar Cibinong Tembus Rp70 Ribu per Kilogram

Harga cabai
Pedagang cabai di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ade (35), sedang menata dagangannya di lapak, Kamis (25/9/2025). Dalam dua pekan terakhir, harga cabai melonjak signifikan, dengan cabai keriting merah naik dari Rp40 ribu menjadi Rp60–70 ribu per kilogram. Foto : Amelia Aziziah/timetoday.id

TIMETODAY.ID, BOGORHarga cabai di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengalami kenaikan drastis dalam dua pekan terakhir. Cabai keriting merah mencatat kenaikan tertinggi, dari Rp40 ribu menjadi Rp60-70 ribu per kilogram.

Pedagang cabai di Pasar Cibinong, Ade (35), melaporkan lonjakan harga yang signifikan pada seluruh jenis cabai. Cabai rawit merah naik dari Rp35 ribu menjadi Rp48 ribu per kilogram, sementara cabai merah besar meningkat dari Rp40 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram.

“Iya emang langsung naik terus, langsung naik aja. Biasanya naik seribu, dua ribu, sekarang 10 ribu,” kata Ade kepada wartawan, Kamis (25/9/2025).

Advertisement

Menurut Ade, kenaikan harga dipicu oleh banyaknya kejadian gagal panen di daerah pemasok. Kondisi cabai yang mudah membusuk membuat pedagang harus melakukan seleksi ketat terhadap barang dagangan.

Baca Juga :  Tekanan Berlanjut, Harga Emas Antam Kembali Anjlok Tajam

“Banyak gagal panen soalnya, cabe kebanyakan pada busuk. Kayak ini kan busuk padahal baru semalem diambil 20 kilogram, jadi harus dipilihin karena banyak busuknya,” ungkapnya.

Ade menjelaskan bahwa dari 20 kilogram cabai yang baru diambil semalam, hampir satu kilogram harus dibuang karena busuk.

“Yang busuk tidak kita jual, jatuhnya kita yang rugi. Jadi mau tidak mau harga tinggi,” tambahnya.

Kenaikan harga cabai berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat. Ade mencatat penjualan cabai turun sekitar 20 persen dibandingkan hari-hari normal.

Baca Juga :  Rudy Sebut Program MBG Jadi Peluang Peningkatan Ekonomi di Kabupaten Bogor

“Berkurang daya belinya. Biasanya kita habis 30 kilogram, sekarang paling 20 kilogram. Orang-orang biasa beli satu kilogram, sekarang setengah kilogram,” jelasnya.

Meski pasokan cabai di pasar tidak mengalami kelangkaan, kualitas barang yang rusak memaksa pedagang menaikkan harga jual. “Barang banyak, tidak terlalu susah, cuma kebanyakan busuknya saja karena gagal panen,” kata Ade.

Ade menyatakan bahwa meski terjadi kenaikan, harga cabai tahun ini masih lebih rendah dibandingkan tahun lalu.

“Kenaikan segitu menurut saya masih murah, kalau tahun kemarin sampai 120-130 ribu naiknya,” pungkasnya.

Pedagang berharap harga cabai tidak terus melambung agar masyarakat tetap bisa membeli dengan normal di masa mendatang.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel