TIMETODAY.ID, JAKARTA — Pasar mobil listrik Indonesia kembali kedatangan pemain baru. GAC Indonesia resmi meluncurkan AION UT, kendaraan listrik yang sudah dirakit secara lokal di Cikampek, Jawa Barat, dengan harga mulai Rp 325 juta.
Andry Ciu, CEO GAC Indonesia, menegaskan bahwa proses produksi mobil ini sudah dimulai.
“Jadi AION UT kita sudah start melakukan trial production (percobaan produksi) di bulan (September) ini. Jadi kendaraan ini sudah ada di Cikampek,” ujar Andry saat peluncuran di Jakarta, Rabu (10/9/2025).
Dirakit Lokal, Kapasitas Produksi 50 Ribu Unit
Fasilitas perakitan GAC Indonesia di Cikampek telah beroperasi sejak awal tahun. Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 50 ribu unit mobil per tahun, dengan kemungkinan penambahan sesuai permintaan pasar.
Selain membidik volume, GAC Indonesia juga menekankan komitmen pada Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Untuk tahap awal, AION UT ditargetkan memenuhi TKDN 40 persen, yang kemudian akan terus ditingkatkan di tahun-tahun berikutnya.
Harga dan Varian
AION UT hadir dalam dua varian:
- Standard – Rp 325 juta (OTR Jakarta), jarak tempuh hingga 400 km (NEDC).
- Premium – Rp 363 juta (OTR Jakarta), jarak tempuh hingga 500 km (NEDC).
Keduanya didukung teknologi DC fast charging CCS2, yang memungkinkan pengisian daya dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam 24 menit.
Garansi Seumur Hidup untuk Baterai
Tak hanya menawarkan harga kompetitif, GAC Indonesia juga memberikan paket perlindungan yang menarik. Konsumen AION UT mendapat garansi seumur hidup untuk baterai, motor, dan electronic control system.
Selain itu, ada garansi kendaraan selama 8 tahun atau 160 ribu km, serta gratis biaya perawatan tiga tahun atau 40 ribu km. Mobil ini akan mulai dikirim ke konsumen pada Oktober 2025.
Kehadiran AION UT menambah warna baru di pasar mobil listrik Indonesia yang semakin kompetitif. Dengan harga yang relatif terjangkau, performa jarak tempuh hingga 500 km, serta jaminan garansi panjang, mobil listrik ini berpotensi menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































