TIMETODAY.ID, JAKARTA — Ada aroma nostalgia yang menyelinap di antara deretan mobil masa depan yang akan tampil di Japan Mobility Show (JMS) 2025. Di tengah dominasi SUV listrik dan mobil otonom, Daihatsu justru menghadirkan sesuatu yang lebih sederhana namun sarat makna: kebangkitan ikon roda tiga legendaris, Daihatsu Midget, dalam wujud modern bernama Midget X.
Mobil mungil ini bukan sekadar kendaraan, tetapi potongan sejarah yang diberi napas baru. Pertama kali meluncur pada 1957, Midget dikenal sebagai kendaraan niaga kecil yang lincah dan bisa menyusuri gang-gang sempit kota.
Di masa itu, ia menjadi sahabat setia para pedagang dan pengantar barang, simbol efisiensi di jalanan padat Jepang pasca-perang.
Kini, hampir tujuh dekade kemudian, Daihatsu membangkitkan kembali semangat itu dalam bentuk Midget X, versi listrik penuh yang siap menyapa publik JMS 2025.
Desainnya membawa sentuhan klasik yang kental—lampu bulat LED, kaca depan bergaya helikopter, dan roda semi-terbuka yang menyatu dengan lampu serta indikator baterai di sisi bodi.
Melansir Carscoops, Selasa (14/10/2025), kabin Midget X juga mempertahankan ciri khas pendahulunya: posisi pengemudi di tengah, diapit dua kursi kecil di sisi kiri dan kanan.
Bagasi belakangnya dirancang fleksibel, bisa berfungsi sebagai bak terbuka mini untuk keperluan niaga ringan, sementara pintu belakang tampil dengan engsel dan gagang unik yang memperkuat kesan retro.
Mesin bensin konvensional kini digantikan oleh sistem penggerak listrik penuh, menegaskan arah baru Daihatsu di era kendaraan ramah lingkungan.
Meski pabrikan belum mengumumkan spesifikasi detail—mulai dari daya motor listrik, kapasitas baterai, hingga jarak tempuh—Daihatsu menegaskan bahwa Midget X dirancang untuk “menyesuaikan berbagai gaya hidup,” dari pengusaha kecil hingga pengguna urban yang mencari kendaraan fungsional namun ikonik.
Di Indonesia, kehadiran Midget X menghidupkan kembali kenangan lama tentang bemo, kendaraan roda tiga yang pernah menjadi tulang punggung mobilitas kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya.
Bagi banyak orang, bemo bukan sekadar alat transportasi, tetapi bagian dari memori masa kecil dan denyut kehidupan kota tempo dulu. Sayangnya, regulasi dan aturan emisi membuat bemo perlahan tersingkir dari jalanan.
Kini, dengan wajah baru dan tenaga listrik, Midget X seakan membuka peluang untuk menghidupkan kembali konsep transportasi ringan yang efisien dan ramah lingkungan.
Namun, untuk benar-benar beroperasi secara luas, ketersediaan stasiun pengisian daya menjadi kunci penting—terutama jika kendaraan ini ditujukan untuk keperluan logistik harian atau pengantaran barang.
Lebih dari sekadar nostalgia, Midget X adalah simbol transformasi. Ia mengingatkan bahwa masa lalu tak selalu harus ditinggalkan—kadang cukup diisi ulang dengan energi baru agar tetap melaju di masa depan.***
Editor : Syafira
Sumber : Okezone.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































