Awas, Air Fryer Dekat Kompor Bisa Picu Kebakaran di Dapur!

Air Fryer
ilustrasi air fryer (foto: istock)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Bagi banyak orang, air fryer sudah menjadi “teman baru” di dapur modern. Alat serbaguna ini memudahkan siapa pun untuk menggoreng tanpa minyak, memasak cepat, dan menghasilkan makanan renyah tanpa repot. Tak heran, sebagian besar pengguna menempatkannya di area strategis, dekat kompor, agar mudah dijangkau saat memasak.

Namun, kebiasaan sederhana ini ternyata menyimpan bahaya besar yang kerap tak disadari. Menaruh air fryer terlalu dekat dengan kompor atau sumber panas terbuka bisa memicu risiko kebakaran, merusak alat, bahkan membahayakan keselamatan penghuni rumah.

Ketika Praktis Jadi Berisiko

Menurut berbagai laporan keselamatan rumah tangga, suhu tinggi dari tungku gas atau kompor listrik dapat memengaruhi stabilitas perangkat elektronik di sekitarnya—termasuk air fryer.

Advertisement

Paparan panas yang terus-menerus membuat bodi air fryer ikut memanas, terutama bila dikelilingi bahan mudah terbakar seperti minyak, kain lap, atau kemasan plastik. Dalam kondisi ekstrem, alat ini bahkan bisa menjadi sumber api baru di dapur.

Jika diletakkan di area lembap, bahaya lain pun mengintai: korsleting listrik akibat gangguan sistem kelistrikan.

Baca Juga :  Jangan Kaget, Kesalahan Saat Menggantung Handuk Ini Bisa Picu Jamur dan Bakteri

“Air fryer yang terpapar panas dan kelembapan tinggi berisiko mengalami kerusakan sirkuit internal,” demikian penjelasan dalam panduan keselamatan peralatan dapur modern.

Bukan Cuma Kebakaran, Tapi Juga Kerusakan Alat

Selain risiko api, panas dari kompor bisa merusak material casing air fryer—terutama jika terbuat dari plastik. Paparan suhu tinggi dapat membuatnya meleleh, retak, atau berubah warna, bahkan menurunkan fungsi alat secara permanen.

Komponen internal seperti sambungan listrik juga bisa terpengaruh, sehingga memperpendek umur pemakaian alat dan meningkatkan risiko konsleting.

Sementara itu, bila air fryer ditempatkan terlalu rapat dengan dinding atau perabot dapur lainnya, sirkulasi udara panas dari sistem konveksi di dalam alat bisa terhambat. Akibatnya, alat menjadi cepat panas (overheat), performa menurun, dan daya tahannya berkurang.

Panas yang Terperangkap Bisa Bahayakan Kabinet

Kebiasaan menaruh air fryer di bawah lemari dapur juga sering dianggap solusi agar dapur terlihat rapi. Padahal, panas yang keluar dari bagian atas alat dapat terperangkap di area sempit, merusak cat, bahkan permukaan kayu di atasnya.

Baca Juga :  Gado-Gado Ala Rumahan: Sajian Sehat Penuh Warna yang Mudah Dibuat

Suhu yang terlalu tinggi juga bisa membuat udara sekitar lembap dan mempercepat kerusakan alat listrik lainnya di dapur.

Hindari Sumber Air

Selain dari kompor, posisi di dekat wastafel atau sumber air juga sebaiknya dihindari. Percikan air kecil saja bisa masuk ke dalam sistem listrik air fryer dan menimbulkan korsleting. Tak hanya alat yang rusak, tapi pengguna juga berisiko mengalami sengatan listrik.

Tips Aman Menata Air Fryer

Untuk menjaga dapur tetap aman, pastikan jarak air fryer dengan kompor atau dinding minimal 10–15 cm. Gunakan permukaan yang datar, stabil, dan tahan panas, bukan alas lembut seperti kain atau plastik.

Jika memungkinkan, letakkan air fryer di bawah ventilator atau exhaust hood agar udara panas bisa tersedot keluar dan suhu dapur tetap stabil.

Dengan penataan yang tepat, air fryer bukan hanya mempermudah aktivitas memasak, tapi juga tetap aman digunakan setiap hari. Karena di dapur, keselamatan selalu lebih penting daripada sekadar kepraktisan.***

Editor : Syafira

Sumber : beritasatu.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel