
TIMETODAY.ID, BOGOR – Suasana sempat memanas di Kampung Gardu, Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Kamis (4/9/2025), ketika warga menghadang truk tambang yang melintas di luar jam operasional.
Video yang beredar melalui akun Instagram @inforumpin.id_ menyebutkan, penolakan warga dipicu rasa kesal terhadap aktivitas kendaraan berat yang kerap lalu-lalang di jalan pemukiman.
Bahkan, sejumlah sopir truk berdalih mereka sudah mengantongi izin dari pihak desa maupun kecamatan. Namun, warga menegaskan tidak pernah diajak bermusyawarah dan justru dirugikan karena jalan semakin padat.
Selain menimbulkan kebisingan dan debu, warga juga khawatir akan keselamatan, terutama bagi anak-anak dan pengguna jalan lainnya.
“Kami hanya ingin aturan ditegakkan, jangan sampai ada korban lagi,” ujar salah seorang warga dalam video tersebut.
Tuntutan warga ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor agar segera turun tangan menertibkan operasional truk tambang sesuai ketentuan.
Sebagai catatan, kecelakaan maut akibat truk tambang di Rumpin sudah berulang kali terjadi. Terbaru, seorang pelajar berinisial AK (16) tewas terlindas truk muatan tanah merah di Jalan.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































