Kecelakaan Kereta Gantung di Lisbon, Diduga Kabel Penyangga yang Putus

Lisbon
Tragedi kereta trem Elevador da Gloria di Lisbon menewaskan setidaknya 15 orang. (Foto: Vigilantes da Estrada)

TIMETODAY.ID, JAKARTA Lisbon berduka. Sebuah kecelakaan tragis menimpa salah satu destinasi wisata paling ikonik di kota itu, Elevador da Glória. Pada Rabu (3/9/2025), sebuah gerbong kereta gantung mengalami kecelakaan fatal, menewaskan sedikitnya 15 wisatawan dan melukai sejumlah lainnya.

Menurut laporan New York Times (4/9/2025), Regimen Pemadam Kebakaran Lisbon menyatakan insiden terjadi sekitar pukul 18.00 waktu setempat. Dugaan awal menyebutkan kabel penyangga gerbong terlepas, sehingga gerbong kehilangan kendali dan menabrak sebuah bangunan di dekatnya.

Elevador da Glória melayani rute menanjak dari alun-alun Restauradores dan Avenida da Liberdade menuju Bairro Alto, kawasan yang terkenal dengan pemandangan kota Lisbon yang menawan.

Advertisement

Meski jarang digunakan warga lokal, kereta ini selalu ramai oleh wisatawan yang ingin mengabadikan jalanan berbatu, bangunan pastel, dan arsitektur Pombaline dengan ponsel mereka.

Menteri Kesehatan Portugal, Tiago Augusto, mengatakan bahwa korban tewas meliputi warga Portugal dan wisatawan asing, meskipun identitas lengkap mereka belum dikonfirmasi.

Baca Juga :  Jaro Ade Desak Pemkab Bogor Tangani Konflik Agraria di Parung

“Beruntung, tidak ada anak-anak yang menjadi korban jiwa,” ujarnya.

Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan gerbong kuning terbalik, dikelilingi puing-puing dan asap. Penumpang dari gerbong lain tampak berusaha keluar dari lintasan. Seorang saksi mata, Paolo Valério (60), seorang petugas keamanan di Avenida da Liberdade, menceritakan detik-detik mengerikan itu.

“Saya mendengar dentuman keras, awalnya saya kira suara tabrakan mobil di garasi. Tapi saat keluar, saya melihat kerumunan di kaki bukit. Beberapa jenazah terlihat di lokasi,” kata Paolo. Ia menambahkan bahwa salah satu kabel penyangga gerbong putus, membuat gerbong meluncur tak terkendali sebelum terhenti kurang dari 30 meter dari jalan utama.

Kereta gantung ini memiliki dua gerbong yang beroperasi bersamaan—satu menanjak, satu menurun. Beruntung, gerbong kedua tidak terdampak. Petugas kepolisian dan pemadam kebakaran segera mengevakuasi korban. Struktur gerbong hancur, dengan potongan logam berserakan di lokasi.

Baca Juga :  Pesan Menyentuh Cristiano Ronaldo untuk Lindsey Vonn Usai Kecelakaan Mengerikan

Wali Kota Lisbon, Carlos Moedas, melalui media sosialnya, memastikan semua korban telah dievakuasi ke rumah sakit pada pukul 20.30.

“Lisbon sedang berduka. Ini adalah hari kelam bagi kota kami,” ujarnya.

Juru bicara Rumah Sakit Santa Maria melaporkan enam korban, termasuk satu orang dengan luka serius dan seorang anak, dirawat di fasilitas mereka. Sembilan korban lainnya, termasuk lima dengan luka serius, dibawa ke Rumah Sakit São José.

Sejak mulai beroperasi pada 1885, Elevador da Glória telah menjadi simbol kota Lisbon, menghubungkan dua kawasan populer, dan mengangkut lebih dari 3,5 juta penumpang setiap tahun. Setiap gerbong mampu membawa hingga 42 penumpang, menurut perusahaan operator Carris.

Tragedi ini mengingatkan akan pentingnya keselamatan transportasi wisata, sekaligus meninggalkan duka mendalam bagi warga dan wisatawan yang tengah menikmati pesona Lisbon.***

Editor : Syafira

Sumber : CNNIndonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel