TIMETODAY.ID, JAKARTA — Radang amandel (tonsilitis) pada anak sering bikin orang tua khawatir. Si Kecil biasanya jadi lebih rewel, sulit menelan, hingga demam. Tenggorokan yang meradang terasa sangat sensitif sehingga mudah teriritasi.
Nah, selain mengikuti anjuran dokter, menjaga pola makan juga penting banget agar proses penyembuhan lebih cepat.
Menurut penjelasan Alodokter, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari ketika anak sedang mengalami radang amandel:
- Makanan berminyak
Gorengan atau camilan berminyak bisa menempel di tenggorokan dan memperparah iritasi. Lemaknya juga berisiko memperlama pemulihan karena membuat tenggorokan terasa tak nyaman. - Makanan pedas
Olahan cabai atau sambal hanya akan membuat sensasi panas dan perih makin menjadi. Anak bisa makin susah menelan dan betah rewel seharian. - Makanan bersantan
Meski lezat, makanan bersantan bisa memicu produksi lendir berlebih. Anak jadi makin sesak dan tidak nyaman menelan. - Makanan asam
Jeruk, lemon, atau nanas, meski kaya vitamin, bisa bikin luka di amandel makin perih. Akibatnya, anak enggan makan. - Makanan bertekstur keras
Roti kering, biskuit, atau kacang utuh berisiko menggores tenggorokan yang sensitif. Lebih aman pilih tekstur lembut dan halus. - Makanan terlalu manis
Permen dan cokelat memang disukai anak, tapi kadar gulanya bisa memperparah infeksi karena memicu pertumbuhan bakteri. - Produk olahan susu
Beberapa anak bisa mengalami produksi lendir berlebih setelah minum susu, makan keju, atau es krim. Namun, ini berbeda pada tiap anak—boleh dicoba dalam jumlah kecil sambil diperhatikan reaksinya.
Lalu, Apa yang Aman Dimakan?
Jangan khawatir, ada banyak pilihan menu ramah tenggorokan untuk membantu anak tetap mendapat nutrisi: bubur, sup hangat, puding lembut, puree buah tanpa asam, telur rebus matang, hingga sayuran yang dihaluskan. Jangan lupa pastikan cairan cukup—air putih hangat bisa membantu meredakan rasa sakit.
Peran Orang Tua Sangat Penting
Menghadapi anak dengan amandel memang butuh kesabaran ekstra. Jangan memaksa makan jika ia merasa sangat nyeri. Yang terpenting, pastikan kebutuhan nutrisi tercukupi, istirahat cukup, dan selalu konsultasikan dengan dokter jika keluhan tak kunjung membaik.***
Editor : Syafira
Sumber : alodokter.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































