
TIMETODAY.ID, BOGOR — Di tengah kompleks Brimob, Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, kini berdiri sebuah destinasi baru yang mengajak pengunjung menelusuri perjalanan panjang dan jati diri Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri. Wisata Juang R. Suprapto resmi dibuka untuk umum, gratis, pada Selasa (26/8/2025).
Peresmian fasilitas bersejarah ini dipimpin oleh Ketua Panitia Pembangunan, Brigjen Pol Agustri Heriyanto. Ia menekankan bahwa tujuan Wisata Juang bukan sekadar hiburan, tetapi juga edukasi yang diharapkan memperkuat rasa kebangsaan generasi muda.
“Setiap anggota Brimob wajib memahami jati diri dan nilai-nilai luhur Korps Brimob Polri. Keberadaan Wisata Juang ini menjadi sarana membangun kebersamaan, loyalitas, dan kecintaan anggota terhadap korps sekaligus memberikan manfaat edukasi bagi masyarakat,” ujar Agustri.
Pembangunan Wisata Juang dimulai pada Desember 2024 dan rampung dalam sembilan bulan. Kompleks ini mengusung konsep edukasi sejarah dengan perpaduan museum dan perpustakaan.
Di lantai satu dan sebagian lantai dua, museum menampilkan artefak bersejarah, mulai dari senjata dan perlengkapan tempur hingga dokumentasi operasi Brimob di berbagai daerah. Salah satu koleksi utama adalah replika benteng Gurapa, simbol keteguhan pasukan Brimob di medan pertempuran.
Lantai dua diperuntukkan bagi perpustakaan, yang menyajikan buku, majalah, arsip foto, hingga rekaman video sejarah Brimob. Agar pengalaman pengunjung lebih interaktif, pihak pengelola menambahkan display digital yang memungkinkan penjelajahan informasi secara lebih mendalam.
“Kami tidak ingin museum ini berhenti pada benda mati semata. Konsep yang sedang disiapkan adalah museum digital, di mana pengunjung bisa menyaksikan rekaman wawancara saksi sejarah, dokumentasi peristiwa penting, hingga pementasan berbasis teknologi. Dengan begitu, cerita di balik setiap peristiwa bisa lebih hidup dan mudah dipahami,” jelas Agustri.
Wisata Juang R. Suprapto buka setiap hari pukul 08.00–15.00 WIB. Pada akhir pekan, personel Brimob siap menyambut rombongan, termasuk para pelajar. Agustri menegaskan, suasana terbuka dan ramah sengaja dihadirkan agar masyarakat merasa nyaman berkunjung.
“Silakan siapa saja masuk, asalkan mematuhi aturan yang berlaku. Kami ingin suasananya tidak kaku dan tidak menyeramkan, justru menjadi tempat yang bersahabat untuk belajar sejarah,” kata Agustri.
Dengan diresmikannya Wisata Juang, ia berharap fasilitas ini menjadi ikon edukasi sejarah di Kabupaten Bogor. Selain memperkaya pengetahuan masyarakat tentang kiprah Brimob dalam menjaga keamanan dan ketertiban, keberadaannya juga diharapkan menumbuhkan semangat nasionalisme dan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai perjuangan.***





































